Mahkamah Konstitusi (GATRA/Rifki/HR02) Jakarta, GATRAnews - Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Komite Aksi Mahasiswa Untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) menggelar aksi damai di  Gedung
Wali Kota Batu Jawa Timur Eddy Rumpoko (ANTARA/Reno Esnir/HR02) Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota (Wako) Batu, Eddy Rumpoko; Kepala Bagian Unit
Terdakwa Bertanggung Jawab Saat Pelajaran Renang Berlangsung (Foto: AP/Dok. GATRAnews) Jakarta, GATRAnews – Pengadilan Negeri Jakarta Barat kembali menggelar sidang kasus kematian Gabriella
Kejaksaan Agung (dok.GATRA/Dharma Wijayanto/yus4) Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung) sedang menyelidiki pihak-pihak yang diduga memberikan gratifikasi
Juru bicara KPK Febri Diansyah (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02) Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kembali memanggil Ketua DPR RI Setya Novanto untuk menjalani
Kejaksaan Agung (GATRA/Dharma Wijayanto/HR02) Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung) menahan Agoeng Pramoedya, mantan pejabat KPP Madya Jakarta Pusat.
Jaksa Agung HM Prasetyo (Dok.GATRA/Dharma Wijayanto/HR02) Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung (JA) HM Prasetyo mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan Koordinator Presidium Nasional

Kejagung Evaluasi Persiapan Eksekusi Tepidana Mati

Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo (GATRA/Dharma Wijayanto/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai mengevaluasi berbagai hal untuk kembali melaksanakan eksekusi terpidana mati. Evaluasi dilakukan oleh Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Noor Rachmad. "Pak Jampidum akan mulai mengevaluasi lagi. Berulangkali saya katakan, eksekusi mati itu tidak sederhana. Banyak hal yang harus dicermati, banyak hal yang harus diteliti kembali," kata Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo, di Jakarta, Jumat (19/5).

Kejagung akan meneliti dan mengevaluasi seluruh aspek terpidana mati yang akan dieksekusi untuk memastikan semuanya sesuai dengan perundang-undangan dan prosedur yang berlaku, karena ini menyangkut hak hukum seseorang.

"Ini berkaitan dengan masalah hak hukum seseorang. Berkaitan juga dengan hak hidup seseorang. Kalau orang melakukan kejahatan di luar batas toleransi yang cenderung mereka juga tidak menghormati hak asasi manusia orang lain, ya kenapa tidak? Itu pertama," ujarnya.

Eksekusi terhadap terpidana mati juga tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam. "Jadi ajaran agama Islam pun mengatakan seperti itu. Itu yang kita dengarkan sebagai tambahan penguatan keyakinan kita," kata Prasetyo.

Selain itu, lanjut jaksa agung asal Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini, hukum Indonesia juga masih menerapkan hukuman mati, sehingga tidak ada alasan bagi jaksa eksekutor tidak menjalankannya.

"Hukum positif kita masih memberlakukan hukuman mati. Selama hukum positif masih diberlakukan dan ada putusan yang sudah inkracht, ya tentunya kewajiban jaksa untuk melakukan putusan itu. Untuk waktunya, kami tentukan dengan baik," katanya.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Share this article