Seminar kesiapan Indonesia menghadapi teknologi 5G (GATRAnews/APP/AK9) Jakarta, Gatra News - Teknologi 5G yang rencananya akan diluncurkan tahun 2019 nanti, dirasa masih problematis untuk
Ilustrasi (Dok.GATRA/Abdul Malik/AK9) Jakarta, GATRAnews - Menyambut musim kompetisi sepakbola 2017/2018, Telkomsel menghadirkan paket VideoMAX SuperSoccer TV dengan memberikan akses ke konten
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara (Dok Kementerian Kominfo/AK9) Jakarta, GATRAnews - Setelah menerima CEO Telegram, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo)
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta, GATRAnews -  Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tanggal 14 Juli 2017 telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses
Rudiantara (Antara /Akbar Nugroho Gumay/yus4) Jakarta, GATRAnews - Indonesia masuk dalam daftar 10 negara yang kerap 'diusik' oleh serangan cyber (cyber attack). Serangan cyber kepada Indonesia
  Antisipasi serangan malware ransomware petya (GATRAnews/yus4) Jakarta, GATRAnews - Pemerintah meminta masyarakat tidak panik menanggapi serangan virus ransom Petya. Virus ini diketahui
Pakar Telematika Hermansyah (Dok GATRAnews, ist) Jakarta, GATRANews - Siapa pengunggah situs baladacintarizieq.com? Situs yang menghebohkan karena berisi chat mesum yang berujung pada penetapan

Ini Cara Mengelola Perkebunan Berbasis Cloud untuk Bisnis Minyak Kelapa Sawit

Peluncuran Quarto (Dok. GATRAnews)
Peluncuran Quarto (Dok. GATRAnews)

Jakarta, GATRAnews - LintraMax Sdn. Bhd, perusahaan penyedia solusi perangkat lunak manajemen perkebunan, bersama PT Earthline memperkenalkan Quarto, sebuah sistem manajemen berbasis cloud yang dirancang khusus untuk bisnis perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Diciptakan sebagai model Software-as-a-service (SaaS), Quarto adalah satu solusi menyeluruh yang memungkinkan perusahaan mengelola bisnis perkebunan mereka dengan hanya menggunakan satu sistem yang mampu mencakup seluruh fungsi utama dari pengelolaan usaha.



Terbukti berhasil dalam menyediakan solusi manajemen perkebunan secara terpadu bagi lebih dari 600 perkebunan dan 70 pabrik di Indonesia, Malaysia, dan Papua Nugini, LintraMax mempersembahkan sebuah pelopor kemajuan di sistem manajemen pintar berbasis cloud yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri kelapa sawit Indonesia berkat kemampuan yang fasih dan efisien dalam memenuhi persyaratan rumit setiap perusahaan.

Teknologi canggihnya mampu mempersingkat pengelolaan dan alur kerja perkebunan untuk membantu meningkatkan kemampuan penelusuran dan memangkas biaya pengelolaan perkebunan. Sistem baru ini juga mempermudah pemilik usaha untuk mengakses data perkebunan mereka kapan saja dan dimana saja melalui web browser pada ponsel manapun.

Berbasis di Jakarta, PT Earthline merupakan satu-satunya rekan yang melakukan kegiatan penjualan dan mendistribusikan berbagai solusi Lintramax, termasukQuarto, di Indonesia. PT. Earthline menyediakan layanan pemetaan berdasarkan citra satelit beresolusi tinggi serta foto udara dari pesawat tanpa awak (drone).

Pengembangan dan pemasaran Quartoturut didukung kucuran dana dari Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC) melalui divisi Product Development and Commercialization Fund (PCF). Sebelum kehadiran Quarto, LintraMax telah fokus mengembangkan sebuah sistem yang menjadi landasan dalam pengelolaan perkebunan dan pabrik di Indonesia, Malaysia dan Papua Nugini.

Sistem landasan ini membutuhkan lebih banyak sumber daya untuk implementasi dan pemeliharaan dibandingkan dengan penawaran Quarto sebagai solusi manajemen berbasis teknologi cloud.

Founder and Managing Director of LintraMax Khor Kheng Khoon mengatakan, pihaknya sangat bersemangat dalam meluncurkan Quarto. Menjalankan sebuah bisnis perkebunan minyak kelapa sawit dapat menjadi sangat menantang bila tidak ada sistem yang tepat dan sesuai untuk mengelola bermacam tindakan operasional, fungsi dan juga proses.

"Tanpa sistem pengelolaan perkebunan yang terintegrasi seperti Quarto, bisnis perkebunan kerap mengalami kesulitan untuk mengetahui kejadian aktual pada area perkebunan. Untuk mengatasi permasalahan ini dan berbagai hal lain, kami memperkenalkan Quarto, sistem baru yang inovatif, efisien, andal, dan aman untuk meningkatkan kualitas pengelolaan perkebunan dalam berbagai skala," papar Khor Kheng Khoon, melalui siaran pers yang diterima GATRAnews, Selasa (11/4).

Sementara, President Director Earthline Perry Mandeville bersemangat dalam menambahkan LintraMax sebagai salah satu layanan pihaknya untuk membantu pelanggan mengelola perkebunan mereka dengan lebih baik demi mencapai potensi pencapaian hasil yang maksimal. "Earthline akan terus menantikan kolaborasi yang bermanfaat dengan LintraMax dan seluruh komponennya," jelas Perry Mandeville.

Sedangkan Director and Innovation Capital of MDEC LintraMax Karl Ng menuturkan, telah mendapat penghargaan Product Development and Commercialization Fund untuk sistem pengelolaan perkebunan berbasis teknologi cloud milik mereka, yang bertujuan menghadirkan format digital pada industri perkebunan baik lokal maupun global.

Khor Kheng Khoon mengakui pihaknya begitu gembira menyadari bahwa MDEC sehaluan dengannya. Dukungan yang diberikan MDEC pada saat penting selama fase pengembangan dan kini pada momen peluncuran Quarto kepada kalangan umum menjadi nilai lebih bagi LintraMax. "Saat ini, fokus LintraMax adalah memperkenalkan dan memasarkan Quarto kepada perkebunan di Indonesia, sebagai salah satu pasar penting. Indonesia memiliki potensi pasar yang luas bagiQuarto dalam menghadirkan solusi efektif dan cerdas bagi bisnis perkebunan minyak kelapa sawit," jelas Khor Kheng Khoon.

Peluncuran Quarto diharapkan menjadi "angin segar" bagi para pemilik bisnis perkebunan minyak kelapa sawit di Indonesia yang kekurangan sumber daya dalam menangani infrastruktur IT internal. Kini, mereka dapat beralih ke pengelolaan perkebunan yang menggunakan sistem berbasis cloud melalui teknologi mobile computer seperti tablet atau laptop.



Editor: Edward Luhukay

Share this article