Semenanjung Korea Tegang

Seoul, GATRAnews - Pemerintah Korea Selatan berusaha meredam kepanikan warganya yang khawatir dengan kemungkinan aksi-aksi militer terkait penggelaran kapal-kapal militer Amerika Serikat dekat Korea Utara. 

 

Juru bicara Kementrian Unifikasi Korea Selatan Lee Duk-haeng menghimbau agar tidak perlu ada rasa khawatir terkait keamanan Semenanjung Korea. Hal itu diungkapkan Rabu (11/4). Pemerintah Korea Selatan bekerjasama dengan negara-negara lain termasuk Amerika Serikat untuk mengelola meningkatnya ketegangan dengan Korea Utara, kata Lee. 

 

Spekulasi menguat setelah Amerika Serikat mengirim kapal induk ke perairan Korea Utara. Disusul dengan cuitan Presiden Trump semalam yang menyebut Korea Utara 'cari masalah'  dan Amerika Serika bersiap-siap untuk menyelesaikan hal itu tanpa China, pelindung utama rezim Kim Joung Un.

 

Kekhawatiran warga korea selatan semakin tinggi karena tradisi Korea Utara menembakkan misil saat perayaan penting di negaranya.  Pemerintah KOrea Utara sudah mengundang sejumlah wartawan asing ke Pyongpyang untuk memperingati  haul ke 105 pemimpin besar Kim Il Sung pada 15 April. 

 

Kementrian luarnegeri Jepang, tetangga Korea Utara yang lain, pekan ini mengeluarkan travel alert untuk warganya yang berencana mengunjungi Korea Selatan.  Pemerintah Jepang meminta warganya untuk selalu memperhatikan perkembangan kondisi terbaru di kawasan itu. 


 

Editor: Rosyid 

Share this article