Buruh Indonesia (ANTARA/Hafidz Mubarak/HR02) Jakarta, GATRAnews - Sekarang  adalah hari terakhir bagi buruh migran di Malaysia yang tak berdokumen untuk bisa mendapatkan proses pemutihan status
Menlu Retno Marsudi bersama Gatot Nurmantyo, Tito Karnavian dan Suhardi Alius menghadiri Pertemuan tiga negara di Manila, Kamis 22 Juni 2017 (Dok GATRAnews/ist) Jakarta, GATRAnews - Panglima TNI
Menko Polhukam Wiranto (ANTARA/Puspa Perwitasari/HR02) Jakarta, GATRAnews - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengizinkan militer Indonesia ikut membantu memerangi militan Maute yang berafiiasi
Presiden Filipina Rodrigo Duterte (AFP/Noel Celis/HR02) Marawi, GATRAnews - Pemerintah Amerika Serikat mengirimkan bantuan senjata kepada militer Filipina yang sedang bertempur dengan ISIS di
Megawati Soekarno Putri bersama Kim Sung Soo meresmikan Kebun Raya Megawati di Jeju, 31 Mei 2017 (Dok KBRI Seoul/M Aji Surya) Jeju, Korea Selatan, GATRAnews - Jelang peringatan hari kesaktian
Schapelle Corby (AFP/Sonny Tumbeleka/AK9) Jakarta, GATRANews – Schapelle Corby tiba di Brisbane International Airport pukul 5.09 waktu setempat. Wanita yang mendapat julukan Ratu Mariyuana ini
Schapelle Leigh Corby (dok. Gatranews/yus4) Denpasar, GATRANews - Schapelle Leigh Corby, mantan narapidana kasus narkoba, telah mendapatkan status bebas murni dan malam ini meninggalkan Bali

''Gunung Sampah'' 91 M di Sri Lanka Longsor, 26 Orang Tewas

Timbunan sampah setinggi 91 meter longsor pada Jumat malam (AFP/ISHARA S. KODIKARA/AK9)

Kolombo, GATRAnews - Sampah yang menggunung setinggi 91 meter di tempat pembuangan akhir di Ibu Kota Sri Lanka, Kolombo, longsor, pada Jumat malam (14/4), mengakibatkan puluhan korban tewas. Polisi lokal melaporkan, jumlah korban meninggal pada Minggu malam (16/4), bertambah menjadi 26 orang. Gunungan sampah itu ambruk dan mengubur beberapa gubuk yang berdiri di bawahnya, demikian laporan Xinhua, yang dikutip Antara, Senin pagi (17/4).

Upaya pertolongan masih berlangsung, oleh tim kepolisian, angkatan udara dan angkatan darat Sri Lanka. Di antara korban tewas terdapat anak sekolah.



Itu adalah tragedi pertama di Sri Lanka. Menteri Pembangunan Wilayah Barat dan Megapolitan Patali Champika Ranawaka mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan untuk memindahkan timbunan sampah tersebut.

"Ada lahan seluas 21 acre di sini yang tertutup sampah yang bertumpuk selama bertahun-tahun. Kami akan mengambil kembali tanah ini buat pembangunan sebagai taman kota," katanya.

Timbunan sampah setinggi 91 meter longsor pada Jumat malam, mengubur lebih dari 100 rumah dan membuat lebih dari 600 orang kehilangan tempat tinggal saat negeri itu merayakan Tahun Baru tradisional di negeri tersebut.


Editor: Tian Arief

Share this article