39 Persen Mata Pelajar di Jakarta Bermasalah

Jakarta, GATRAnews - Kesehatan mata di kalangan pelajar sering diabaikan dan luput dari perhatian. Pemeriksaan yang dilakukan oleh Yayasan ‎Berani Bhakti Bangsa (YBBB) di DKI Jakarta terhadap 18.554 pelajar di Ibu Kota, 39% di antaranya bermasalah dengan mata.


"Pemeriksaan di Jakarta ternyata lebih tinggi, dari 18.554 pelajar yang matanya kami periksa, 7.285 atau 39% di antaranya bermasalah dengan mata," ujar Ketua YBBB Henny R. Witdarmono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (26/6) siang.

Temuan lain yang mengejutkan dari pemeriksaan mata yang dilakukan oleh YBBB, pelajar SD yang mengalami mata minus yakni -6,5. Sementara pelajar SMA di angka -8 dan pelajar SMP paling parah adalah -16.

Witdarmono mengatakan, sebanyak 25% pelajar di kota besar bermasalah dengan mata. Sementara pelajar di daerah (desa atau kabupaten) yang memiliki masalah dengan mata hanya 5%.

"Pelajar di perkotaan perlu lingkungan yang hijau, luas dan ramah terhadap mata. Tidak terpaku pada satu titik, maka kesehatan mata akan membaik dan semakin jernih," tukas Witdarmono.

Sementara itu, pengelola jaringan ritel Alfamart dan Alfamidi, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, memberi donasi kacamata melalui program Bright Eyes Bright Future. Yaitu program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis bagi anak di Indonesia.

Salah satu daerah yang mendapat bantuan kacamata adalah DKI Jakarta sebanyak 7.285 buah. Program tersebut merupakan donasi konsumen Alfamart selama periode 1 Februari-30 April 2015 yang mencapai Rp 6,95 milyar.

"Tahun ini kami akan salurkan 30.000 kacamata gratis untuk anak-anak yang membutuhkan di lebih dari 30 kota di Indonesia melalui program Bright Eyes Bright Future," kata Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin.{jcomments on}


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Share this article