Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin (GATRA/Eva Agriana Ali/AK9) Jakarta, GATRAnews - Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin, mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Wali Kota Tangerang
Ilustrasi (Antara/Yusuf Nugroho/AK9) Yogyakarta,GATRAnews - RSUD Panembahan Senopati Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, hanya mampu menyembuhkan 300 pasien katarak setiap tahun. Mahalnya biaya
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta GATRAnews -- Penelitian Northwestern University baru-baru ini menggarisbawahi bagaimana kondisi lingkungan di awal perkembangan dapat menyebabkan peradangan pada
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta GATRAnews - Kecerdasan (IQ) yang lebih tinggi saat kanak-kanak berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah terhadap penyebab utama kematian. Termasuk
Jakarta GATRAnews - Komputer yang mampu meramalkan masa hidup pasien hanya dengan melihat gambar organ tubuh, selangkah lebih dekat untuk menjadi kenyataan. Semua itu berkat penelitian di University
Jakarta GATRAnews - Menggunakan bukti yang ditemukan pada gigi bayi, periset dari The Senator Frank R. Lautenberg Environmental Health Sciences Laboratory and The Seaver Autism Center for Research
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Dok.GATRA/re1) Bandung, GATRAnews - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengusulkan kepada pemerintah pusat agar Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang

Peningkatan Status, RSUD Biak Numfor Terus Berbena‏h

Jayapura, GATRAnews- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Biak Numfor terus berbenah untuk mempersiapkan perubahan status rumah sakit, dari tipe C ke tipe B. Pengembangan rumah sakit tersebut diantaranya menyiapkan standart rumah sakit tipe B, sumber daya manusia, peralatan dan perlengkapanalat kesehatan di rumah sakit tersebut.

Direktur RSUD Biak Numfor, Iras BP Rumbiak mengatakan setelah diberlakukannya BPJS dan Kartu Papua Sehat (KPS), kunjungan pasien ke rumah sakit mengalami peningkatan, sehingga rumah sakit ini pun terus meningkatkan sarana dan prasarana.

Apalagi saat ini RSUD Biak Numfor menjadi rumah sakit rujukan bagi 6 kabupaten disekitarnya, diantaranya Kabupten Supiori, Waropen, Yapen, Mamberamo Raya bahkan dari Manokwari, Papua Barat banyak pasien yang dirujuk ke rumah sakit ini.

"Saat ini kami memiliki 25 orang dokter umum dan 12 orang dokter spesialis. Kami juga bekerjasama dengan RSUD Dok 2 untuk penanganan lanjutan. Kami ingin terus memperbaiki sarana dan prasarana, supaya pasien yang ujarnya, Selasa (14/7).

RSUD Biak Numfor saat ini memiliki 215 tempat tidur. Namun, pasien yang datang untuk rawat inap selalu melebihi kapasitas. Kemudian setiap harinya, poliklinik umum didatangi sekitar 200-300 pasien. Karena menumpuknya kunjungan pasien, manajemen RSUD setempat membuka poli khusus misalnya poli kulit atau poli penyakit dalam satu minggu, tiga kali buka. "Sementara untuk persediaan obat mencukupi untuk 6 bulan hingga 1 tahun kedepan. Kami tidak bisa stok obat terlalu banyak karena tergantung dengan kadaluarsa obat tersebut," ungkapnya.

Sementara itu Bupati Biak Numfor, Thomas Ondy mengungkapkan untuk mempersiapkan perubahan status rumah sakit milik Pemerintah daerah, pihaknya terus membangun komunikasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Kementrian Kesehatan RI dan juga komisi IX DPR RI.

"Hari ini kami melakukan komunikasi ke Dinas Kesehatan Papua untuk meminta saran dalam peningkatan status. Amdal pembangunan rumah sakit semua sudah kami kantongi," ungkap bupati ditempat yang sama.

Untuk menunjang kesehatan masyarakat setempat, Pemkab Biak Numfor memerintahkan seluruh SKPD untuk mengalokasikan 25% dana Alokasi umum (DAU) untuk peningkatan kesehatan dan pendidikan. Tahun ini ada 50 tenaga medis kontrak dan 5 dokter.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Aloysius Giyai mengapresiasi perhatian dan keseriusan Pemkab Baik Numfor dalam peningkatan status rumah sakit. Rencananya Agustus mendatang akan dilakukan launching perubahan status tersebut.

"Bupati Biak Numfor adalah bupati pertama yang datang ke kami dalam rangka meminta masukan untuk sharing peningkatan status rumah sakit. Ini bukti keseriusan dari Pemkab setempat. Nantinya kami juga akan mematangkan berapa tanggung jawab dana dari kabupaten, provinsi bahkan berapa persen sharing dana dari kementrian," katanya.

Tahun ini, menurut Aloysius, ada 3 rumah sakit yang beribah status dari tipe C ke B, diantaranya RSUD Biak Numfor, Abepura dan Timika. Akan disusul tahun depan untuk RSUD Merauke dan Nabire.


Reporter: LLL

Editor: Nur Hidayat

Share this article