Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin (GATRA/Eva Agriana Ali/AK9) Jakarta, GATRAnews - Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin, mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Wali Kota Tangerang
Ilustrasi (Antara/Yusuf Nugroho/AK9) Yogyakarta,GATRAnews - RSUD Panembahan Senopati Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, hanya mampu menyembuhkan 300 pasien katarak setiap tahun. Mahalnya biaya
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta GATRAnews -- Penelitian Northwestern University baru-baru ini menggarisbawahi bagaimana kondisi lingkungan di awal perkembangan dapat menyebabkan peradangan pada
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta GATRAnews - Kecerdasan (IQ) yang lebih tinggi saat kanak-kanak berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah terhadap penyebab utama kematian. Termasuk
Jakarta GATRAnews - Komputer yang mampu meramalkan masa hidup pasien hanya dengan melihat gambar organ tubuh, selangkah lebih dekat untuk menjadi kenyataan. Semua itu berkat penelitian di University
Jakarta GATRAnews - Menggunakan bukti yang ditemukan pada gigi bayi, periset dari The Senator Frank R. Lautenberg Environmental Health Sciences Laboratory and The Seaver Autism Center for Research
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Dok.GATRA/re1) Bandung, GATRAnews - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengusulkan kepada pemerintah pusat agar Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang

Pendidikan Sarapan Sehat Digelar di 11 Kota

Jakarta, GATRANews -- Sarapan masih menjadi kebiasaan yang kerap ditinggalkan oleh anak-anak. Dengan alasan telat bangun pagi, tidak ada makanan di rumah, atau masih kenyang, masih menjadi alasan anak-anak pergi ke sekolah tanpa sarapan. Akibatnya mereka jajan di sekolah yang belum tentu menyehatkan.


Maka diperlukan pendidikan agar orang tua dan anak-anak memahami pentingnya sarapan yang sehat. Untuk itu, perlu keterlibatan pihak swasta dan lembaga pendidikan. Nah, pada hari ini (10/4/2017), dilakukan jumpa pers mengenai program Pendidikan Sarapan Sehat di Hotel Puri Denpasar, Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan.

Di acara tersebut, Doddy Iwardy, Direktur Gizi Masyarakat Kementrian Kesehatam, Hardinsyah Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, dan Stefanus Indrayana General Manager Corporate Communication PT Indofood Sukses Makmur.

Pada kesempatan itu, Hardinsyah mengatakan bahwa kegiatan Pendidikan Sarapan Sehat ini bertujuk untuk mengingkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak dan guru sekolah serta orang tua. Mereka belum menyadari betapa pentingnya sarapan. “Mereka juga belum paham bagaimana tips sarapan sehat dan memilih jajanan yang aman,” ujarnya kepada wartawan.

Untuk itu pihaknya menggelar acara antara bulan April dan Mei tahun ini. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia yang jatuh pada setiap 7 April, dan Hari Pendidikan nasional pada 2 Mei. Sebanyak 26.500 orang yang tersebar di 11 kota yang akan disasar, antara lain, Tangerang, Bandung, Tasikmalaya, Purwokerto, dan Wonogiri.

Untuk tahap pertama diselenggarakan di Tangerang, berlangsung 3 hari yang melibatkan relawan dari perguruan tinggi dan sekolah. “Untuk perguruan tinggi, kami melibatkan dosen dan mahasiswa,” ujarnya. Sedangkan untuk sekolah, guru dan anak murid juga terlibat.

Hardinsyah mengatakan kegiatan itu meliputi di antaranya, pelatihan fasilitator dan koki pendidikans arapan sehat, pelatihan sarapan sehat bagi guru, edukasi sarapan sehat, dan lomba foto dan video.

“Agar pesan sarapan sehat mudah dipahami dan diterapkan, kami menggunakan media pendidikan yang menarik, seperti komik Ayo Sarapan Sehat dan Cakram Alternatif Sarapan Sehat, sebagai salah satu karya Pergizi Pangan Indonesia,” kata Hardinsyah.

Sementara itu, Indrayana mendukung kegiatan Pendidikan Sarapan Sehat. Menurutnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan gizi seimbang, edukasi gizi yang terus menerus perlu dilengkapi dengan contoh penerapannya dalam menu sehari-hari. “”Indofood ingin memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan gizi bangsa,” tuturnya. Dukungannya dalam bentuk perkenalan produk maupun melalui kegiatan edukasi Sarapan Sehat yang sudah digelar sejak 2015.

 

Reporter: Aries Kelana

Editor: Aries Kelana

 

Share this article