WHO: 2 Milyar Orang di Dunia Konsumsi Air Terkontaminasi Tinja

Jenewa, GATRAnews - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) PBB, Kamis (13/4), melaporkan, dua milyar orang di seluruh dunia mengonsumsi air bersih yang terkontaminasi tinja, sehingga diperlukan perbaikan infrastruktur air bersih secara besar-besaran. Dilaporkan, ratusan ribu nyawa melayang setiap tahun, akibat mengonsumsi air terkontaminasi tersebut. Perlu investasi besar-besaran, guna membantu menyediakan akses air minum yang aman.

"Kini, hampir dua milyar orang menggunakan sumber air minum terkontaminasi tinja, sehingga mereka berisiko terjangkit kolera, disentri, tifus dan polio," ujar Maria Neira, kepala departemen kesehatan masyarakat WHO kepada AFP, yang dikutip Antara.

Air minum terkontaminasi tersebut, diperkirakan menyebabkan lebih dari 500 ribu orang meninggal dunia akibat diare setiap tahun, dan merupakan faktor utama pemicu sejumlah penyakit tropis yang biasanya terabaikan, seperti cacingan, schistosomiasis, dan trakoma.

Pada 2015, Majelis Umum PBB menetapkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serangkaian target aspiratis untuk memberantas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan manusia, termasuk upaya untuk menjamin akses sanitasi dan air minum yang aman dan terjangkau hingga 2030.

Namun menurut laporan yang diterbitkan oleh WHO atas nama UN-Water, negara-negara di dunia akan gagal mencapai target jika mereka tidak meningkatkan investasi secara drastis.


Editor: Tian Arief

Share this article