Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin (GATRA/Eva Agriana Ali/AK9) Jakarta, GATRAnews - Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin, mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Wali Kota Tangerang
Ilustrasi (Antara/Yusuf Nugroho/AK9) Yogyakarta,GATRAnews - RSUD Panembahan Senopati Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, hanya mampu menyembuhkan 300 pasien katarak setiap tahun. Mahalnya biaya
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta GATRAnews -- Penelitian Northwestern University baru-baru ini menggarisbawahi bagaimana kondisi lingkungan di awal perkembangan dapat menyebabkan peradangan pada
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta GATRAnews - Kecerdasan (IQ) yang lebih tinggi saat kanak-kanak berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah terhadap penyebab utama kematian. Termasuk
Jakarta GATRAnews - Komputer yang mampu meramalkan masa hidup pasien hanya dengan melihat gambar organ tubuh, selangkah lebih dekat untuk menjadi kenyataan. Semua itu berkat penelitian di University
Jakarta GATRAnews - Menggunakan bukti yang ditemukan pada gigi bayi, periset dari The Senator Frank R. Lautenberg Environmental Health Sciences Laboratory and The Seaver Autism Center for Research
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Dok.GATRA/re1) Bandung, GATRAnews - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengusulkan kepada pemerintah pusat agar Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang

Ada Lima Vaksin Baru Untuk Anak-Anak Indonesia

Ilustrasi (GATRAnews/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Mulai tahun depan akan ada vaksin-vaksin baru yang akan diperkenalkan dan melengkapi 8 vaksin yang sudah masuk dalam paket imunisasi dasar. Ada lima vaksin baru yang secara bertahap akan diintrodusir mulai vaksin HPV (Human Papillomavirus Vaccine), MR (measles rubella), JE (Japanese Ensefalitis), Rotavirus (RV3) dan Pneumokokus (PCV).

DKI Jakarta adalah daerah pertama yang menyelenggarakan imunisasi HPV, hasil insiatif Dinkes DKI yang didukung penuh Kemenkes RI.  Vaksin ini diberikan dua kali yaitu ketika anak duduk di kelas 5 SD (dosis pertama) dan kelas 6 SD atau sederajat (dosis kedua, mulai tahun 2017). 

"Dinkes DKI sudah memiliki program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Imunisasi HPV menumpang program itu," terang dr Widyastuti, kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI di Jakarta, Selasa (11/4).  Imunisasi HPV di DKI berlangsung Oktober lalu berhasil menjangkau sekitar 66094  anak dari  71830 anak yang ditargetkan. Program ini dinilai berhasil karena bisa menjangkau 92 persen dari target.

"Setelah di DKI Jakarta, imunisasi HPV akan dilakukan di sejumlah propinsi lainnya di Indonesia, mulai dari Yogyakarta lalu Surabaya, Manado dan Makasar. Setelah kita mendapat masukan data yang cukup, maka akan didiskusikan untuk masuk dalam Imunisasi Nasional," terang dri Prima Josephine, Kasubdit Imunisasi, Kementrian Kesehatan RI. Jika dinilai sukses akan akan diintegrasikan dalam BIAS Nasional.

Selain HPV, pemerintah akan mulai melakukan demonstration program untuk vaksin JE  di Bali, PCV mulai dari Lombok dan RV3 mulai 2019. "MR akan dilaksanakan tahun ini. untuk tahap pertama di seluruh propinsi di Jawa pada Agustus mendatang," terangnya.

Ada sejumlah faktor yang harus dipertimbangkan pemerintah untuk introduksi vaksin baru yaitu beban penyakit, efektifitas dan keamanan vaksin, ketersediaan vaksi yang terus menerus, memperkuat kesehatan nasional dan harganya terjangkau. Karena itu vaksin harus diproduksi di dalam negeri. Karena jika menggantungkan pada impor maka tidak ada jaminan ketersediaan vaksin secara terus menerus. Selain itu harganya juga lebih mahal.
 

Editor: Rosyid


Share this article