Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin (GATRA/Eva Agriana Ali/AK9) Jakarta, GATRAnews - Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin, mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Wali Kota Tangerang
Ilustrasi (Antara/Yusuf Nugroho/AK9) Yogyakarta,GATRAnews - RSUD Panembahan Senopati Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, hanya mampu menyembuhkan 300 pasien katarak setiap tahun. Mahalnya biaya
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta GATRAnews -- Penelitian Northwestern University baru-baru ini menggarisbawahi bagaimana kondisi lingkungan di awal perkembangan dapat menyebabkan peradangan pada
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta GATRAnews - Kecerdasan (IQ) yang lebih tinggi saat kanak-kanak berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah terhadap penyebab utama kematian. Termasuk
Jakarta GATRAnews - Komputer yang mampu meramalkan masa hidup pasien hanya dengan melihat gambar organ tubuh, selangkah lebih dekat untuk menjadi kenyataan. Semua itu berkat penelitian di University
Jakarta GATRAnews - Menggunakan bukti yang ditemukan pada gigi bayi, periset dari The Senator Frank R. Lautenberg Environmental Health Sciences Laboratory and The Seaver Autism Center for Research
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Dok.GATRA/re1) Bandung, GATRAnews - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengusulkan kepada pemerintah pusat agar Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang

Penderita HIV/AIDS di DI Yogyakarta Terus Meningkat

Ilustrasi (GATRAnews/AK9)

Yogyakarta,GATRAnews - DI Yogyakarta menempati peringkat ke-9 dalam hal jumlah penderita HIV/AIDS secara nasional. Peringkat ini naik dua poin dibandingkan pada 2015.

Sekretaris Komisi Penanggulanan AIDS (KPA) DI Yogyakarta Riswanto menjelaskan, dari data tahun 2016 menunjukkan jumlah penderita HIV mencapai 3.688 orang, sedangkan yang positif AIDS tercatat 1.450 orang.

“Pada 2015 lalu kita masih menempati urutan ke 11, tapi akhir tahun kemarin Yogyakarta sudah menembus 10 besar dengan berada di posisi ke-9,” jelas Riswanto, Jumat (14/4).

Kondisi ini sangat memprihatinkan. Terlebih lagi dari jumlah itu sebagian besar penderita berasal dari kelompok usia produktif di rentang umur 15 – 24 tahun. Secara wilayah, Kabupaten Sleman menempati posisi terbanyak, disusul Bantul, Kota Yogyakarta, Gunungkidul, dan Kulonprogo.

Riswanto berpendapat, meningkatnya penderita dari usia produktif ini karena gaya hidup yang sering berganti pasangan dalam berhubungan seks. Hal ini merupakan faktor penyebab terbesar bertambahnya penderita.

“Karena itulah, kami menggandeng para guru di SMA, khususnya pengajar Biologi, seluruh Yogyakarta untuk memberikan materi tentang pencegahan HIV/AIDS. Program ini merupakan keberlanjutan dari pogram yang kami luncurkan pada 2012 lalu dengan melibatkan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan,” ujarnya saat dihubungi.

Dalam proses penyusunan silabus, materi yang akan disampaikan mengenai penanggulangan HIV/AIDS sejak dini dan mencakup kesehatan seksual sejak dini.

Secara nasional, rerata jumlah penderita HIV terus meningkat dalam kisaran 292.000 orang dan penderita AIDS 82.000 orang dengan jumlah kematian mencapai 10%.




Reporter: Arif Koes Hernawan
Editor: Rosyid

Share this article