Jarang Olahraga Picu Penyakit Mematikan

Jakarta, GATRAnews - Disamping pola makan yang masih harus diperbaiki, saat ini masyarakat Indonesia juga dihadapkan dengan menjamurnya penyakit yang diakibatkan oleh pola hidup sedentary. Yakni pola hidup dimana seseorang tidak banyak melakukan aktivitas fisik atau tidak banyak melakukan gerakan. 

Pola hidup seperti ini pun mampu menyebabkan penyakit-penyakit serius seperti kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, jantung koroner, dan obesitas. Untuk itu masyarakat harus mulai membiasakan diri untuk lebih aktif bergerak setiap hari. 

 

Belum lama ini American College of Sport Medicine memperkenalkan sebuah prinsip yang dinamakan  Frequency, Intensity, Time, and Type, (FITT) yang menyatakan bahwa frekuensi atau keteraturan dalam melakukan aktivitas fisik adalah kunci dari keberhasilan menjalankan gaya hidup sehat."Untuk hasil yang optimal tentunya olahraga memberikan efek yang lebih besar. Namun sebenarnya berbagai kegiatan yang kita lakukan sehari-hari, apabila dilakukan dengan cara yang benar dan teratur, dapat menjadi bentuk olahraga yang efektif,” jelas dr. Grace Tumbelaka, seorang spesialis kedokteran olahraga di Jakarta, Selasa, (30/4).

 

Banyak orang sekarang ini telah melupakan hal karena mempunyai kesibukan yang padat, sehingga melupakan untuk berolahraga. "Saat ini banyak sekali orang yang terkena penyakit jantung dan stroke, itu disebabkan karena kurang melakukan aktifitas, mereka cenderung senang berlama-lama didepan komputer ketimbang berolahraga," pungkasnya. (*/WN)

 

 

 

Share this article