Home Ekonomi Menyambut Tradisi Mudik, PBNU Meluncurkan Mudik Berkah Bareng NU

Menyambut Tradisi Mudik, PBNU Meluncurkan Mudik Berkah Bareng NU

1050

Jakarta, Gatra.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengadakan Mudik Berkah Bareng NU 2019 untuk memfasilitasi warga yang ingin mudik Lebaran ke kampung halaman. Peluncuran kegiatan tersebut dilakukan di halaman Kantor Pusat PBNU, Jakarta (14/4).

“Tradisi mudik menjadi peristiwa yang fenomenal di Indonesia. Oleh karena itu, NU ingin mengatasi kesulitan umatnya dalam hal ini setiap Lebaran kesulitan pulang kampung karena tiket,” kata Sekretaris Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (NU) KH. Ibnu Hazein.

Menurut Ibnu, mudik merupakan tradisi nahdliyin untuk ziarah ke makam leluhur dan orang tua yang masih hidup untuk meminta doa restu atas perjuangan di ibu kota.

"Tahun ini kami menyediakan 50 unit bus untuk arus mudik dan 10 unit untuk arus balik” ungkap Ibnu. Menurutnya, PBNU menyediakan 3.600 kursi untuk pemudik pada tahun ini. PBNU menyediakan 2.000 kursi untuk pendaftaran termin I pada hari ini. Sisanya, pendaftaran 1.600 kursi pada 28 April untuk termin II. Penukaran formulir dengan tiket asli dilakukan pada tanggal 5 Mei.

Peserta mudik akan diberangkatkan dari Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari, Jakarta pada tanggal 30 Mei 2019, sedangkan arus balik akan diberangkatkan pada 15 Juni mendatang.

Menurut Ibnu, masyarakat yang ingin mendaftar bisa mendatangi kantor pusat PBNU, menghubungi panitia, dan mendatangi Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari untuk termin II. Ibnu menambahkan, calon peserta hanya perlu membawa fotokopi KTP dan KK. Satu KK hanya dapat digunakan untuk 3 orang peserta.

Program mudik ini meliputi 32 jurusan, paling jauh Tulang Bawang, Lampung dan Banyuwangi, Jawa Timur. Sementara itu, beberapa kota di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat juga menjadi trayek mudik bersama.

Menurut Ibnu, PBNU tak membatasi umat di luar Nahdliyin untuk bergabung. “Siapa saja umat Islam boleh ikut program ini,” ungkapnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS