Home Politik Polres Lobar Terjunkan Ratusan Personil Amankan Pengembalian Logistik Pemilu

Polres Lobar Terjunkan Ratusan Personil Amankan Pengembalian Logistik Pemilu

Lombok Barat, Gatra.com - Peralihan logistik berupa kotak suara yang sudah dicoblos di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di masing-masing desa, saat ini proses pengembalian logistic tersebut masih berlangsung dari TPS di desa ke Panitia Pemilihan Kecamatan. 

Petugas pengamanan Tempat Pemungutan Suara  (PAM TPS) dari aparat TNI dan Polri tetap melakukan pengawalan pengembalian logistik dari  panita pemungutan suara (PPS) desa ke panitia pemilihan kecamatan (PPK), PPS Kabupaten hingga ke PPS tingkat provinsi.

Di wilayah Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) misalnya, pantauan Gatra.com menunjukkan petugas PPS dari 14 desa se Kecamatan Gerung terpantau mengembalikan logistik hasil pemungutan suara ke  PPK, dengan menggunakan truk ataupun kendaraan pikap, untuk di kembalikan ke PPK, Jumat (19/4). 

“Selama proses pengembalian logistik ini tetap mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian dan TNI. Di Kecamatan Gerung sendiri terdapat 275 TPS yang berada di 14 desa,” kata HL Arsyad bidang teknis PPK Gerung kepada Gatra.com (Jumat (19/4).

Dikatakan, selama pemungutan suara berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti. Hanya saja di TPS Desa Beleka terjadi kekurangan surat suara sebanyak 50 lembar. Namun sudah bisa dipenuhi kembali dengan mengambilkannya ke TPS terdekat.

Menurut Arsyad, setelah pengembalian logistik dari TPS ke PPK, maka akan segera dilaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil Pemilu. Hasilnya kemudian akan segera dikirim ke PPS Kabupaten.

Ketua KPU NTB, Suhardi Soud membenarkan, jika tahapan Pemilu saat ini di seluruh kabupaten/kota se NTB tengah dilakukan pengembalian logistik dari TPS desa ke PPK, yang ada di setiap kecamatan. Pengembalian logistik diharapkan segera tuntas untuk segera diplenokan.   

“Kita berharap agar proses penghitungan suara di masing-masing TPS desa sudah bisa dituntaskan untuk selanjutnya dikirim kembali ke PPK dan KPU kabuparten/kota untuk diplenokan,” ujar Suhardi.

Polres Lombok Barat menurunkan sebanyak 404 orang personil untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara maupun mengawal pendistribusian logistik dari KPU kabupaten hingga TPS. 
Begitu juga sebaliknya, saat pengembalian distribusi logistik dari TPS desa hingga ke kabupeten juga mendapatkan pengawalan pengamanan dari polisi.  

Adapun 6 wilayah kecamatan yang masuk dalam wilayah hukum Polres Lombok Barat, diantaranya Kecamatan Sekotong, Kecamatan Lembar, Gerung, Kuripan, Kediri, Labuapi dan Kecamatan Batulayar. Sementara tiga kecamatan lainnya meski masuk wilayah Lombok Barat, namun wilayah hukum pengamanannya berada di bawah Polres Kota Mataram. Antara lain Kecamatan Narmada, Lingsar dan Kecamatan Gunungsari.

“Personil kepolisian akan tetap memberikan pengawalan pendistribusian logistik Pemilu baik dari KPU hingga TPS dan sebaliknya saat pengembalian dari TPS ke KPU kabupaten.Selama berlangsungnya proses pemungutan suara terpantau dalam kondisi tertib, aman dan lancer,” ujar Kabag Operasional Polres Lombok Barat Kompol I Komang Adi K kepada Gatra.com.

Reporter: Hernawardi
Editor: Anthony Djafar

 

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR