Home Gaya Hidup Guru di Pulau Seram Ikut Pendidikan Revolusi Mental

Guru di Pulau Seram Ikut Pendidikan Revolusi Mental

734

Ambon, Gatra.com - Sebanyak puluhan tenaga pendidik dan kependidikan di Pulau Seram, tepatnya di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, diberi pelatihan Revolusi Mental Berbasis Agama Menuju Indonesia Berkepribadian, selama enam hari, sejak Senin (22/4) hingga Sabtu (27/4).

"Pendidikan tidah hanya untuk mencerdaskan anak secara intelektualitas, namun harus dapat membangun secara utuh kepribadian dan karakter," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten SBB, Taslim Tuasikal, saat membuka pelatihan Revolusi Mental diikuti 30 peserta, yang digelar Balai Diklat Keagamaan Ambon (BDK) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 SBB, Senin (22/4/2019).

Taslim menyebutkan, banyak ahli yang sependapat bahwa pendidikan harus memperhatikan ketiga aspek penting, yakni moral, mental, dan fisik.

"Dari ketiga aspek tersebut yang paling berperan penting dalam membentuk kepribadian seseorang adalah dari aspek moralnya, sehingga pendidikan karakter dapat diartikan sebagai upaya membangun manusia seutuhnya," tuturnya.

Menurut Taslim, membangun bangsa ini adalah hal yang sangat filosofis dan menyangkut pengembangan esensi pembangunan manusia seutuhnya.

"Pembangunan politik, ekonomi, hukum, keamanan serta penguasaan sains dan teknologi harus menyatu dengan pembangunan karakter manusia. Sebagai pelaku dari politik, ekonomi, hukum, dan pengembangan serta pengguna sains dan teknologi, agar berujung pada kesejahteraan, kemaslahatan dan perdamaian umat manusia,” ujarnya.

Dia mengingatkan, pendidikan karakter berbasis agama tidak dapat terlepas dari konteks masyarakat di mana pendidikan tersebut diterapkan. Indonesia misalnya, adalah negara yang mengedepankan konsep ketuhanan dalam kehidupan sehari-hari, hal ini tercermin dari dasar negara Pancasila, dimana sila pertama adalah berisi tentang ketuhanan..

"Dengan demikian sudah selayaknya jika dalam pelaksanaan pendidikan berbasis agama di Indonesia juga menyesuaikan dengan dasar tersebut," ujarnya.


 

Reporter: Tiara Melinda

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS