Home Gaya Hidup PNS Kota Magelang Bergaya di Fashion Show Hari Kartini

PNS Kota Magelang Bergaya di Fashion Show Hari Kartini

1100

Kota Magelang, Gatra - Pemerintah Kota Magelang menggelar lomba fashion show pakaian adat Nusantara antar-organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, dan instansi di lingkungan Pemkot Magelang, Senin (22/4).

Kegiatan yang digelar di Aula Adipura Kencana, Kompleks Kantor Wali Kota Magelang, ini merupakan rangkaian acara peringatan Hari Kartini 21 April 2019.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih menjelaskan, lomba fashion show bukan sekadar ajang pamer busana.

Menurut Wulandari, acara ini untuk mengingat kembali dan meneladani sikap RA Kartini memperjuangkan kesetaraan perempuan. “Ini tidak semata fashion show, tapi untuk mengingatkan perjuangan RA Kartini. Kita bisa keluar rumah karena beliau. Kalau tidak, perempuan masih dikungkung di dapur, kasur, dan sumur,” kata Wulandari.

Fashion show diikuti setidaknya 31 perwakilan OPD, BUMD, dan instansi di lingkungan Pemkot Magelang. Mereka menampilkan busana adat Nusantara, seperti kebaya khas Jawa, kebaya khas Bali, Betawi, juga pakaian adat Padang, Palembang, dan Kalimantan.

Selain itu, diadakan juga acara pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito. Pemotongan tumpeng ini merupakan ungkapan syukur karena saat ini perempuan Indonesia dapat menikmati keadilan gender.

“Baik laki-laki dan perempuan bisa bekerja, dan yang penting bisa menciptakan keluarga sejahtera. Tetapi harus ingat, perempuan tetap harus mengutamakan suami, anak, dan keluarga,” ujar Wulandari.

Hari Kartini tahun ini mengangkat tema “Dengan Semangat Kartini Kita Wujudkan Kualitas Keluarga untuk Jawa Tengah Maju dan Berdikari”. Melalui peringatan Hari Kartini, masyarakat diharapkan dapat berperan memberantas kemiskinan di Jawa Tengah, khususnya di Kota Magelang.

“Harapannya semua keluarga di Kota Magelang sejahtera. Kemiskinan turun, tapi itu harus diperhatikan. Kita ingin Kota Magelang zero kemiskinan. Kita sedih kalau bisa berkebaya bagus, makan kenyang, tapi masih ada warga lain yang kelaparan. Maka tadi ada iuran kepedulian untuk warga kurang mampu,” kata Wulandari.

Dalam sambutannya, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menuturkan peringatan Hari Kartini untuk menyemangati jajaran OPD Pemkot Magelang agar senantiasa terinspirasi dengan perjuangan pahlawan asal Jepara itu.

Menurut Sigit, Kartini memiliki pemahaman luar biasa tentang kesetaraan gender. “Saya harapkan semangat RA Kartini agar terus dijaga, ada di setiap diri kita. Semangat yang dinamis di tengah perjalanan bangsa ini,” kata Sigit.

Sebelum lomba fashion show, jajaran staf Pemkot Magelang menyelenggarakan apel pagi yang berbeda dari biasanya. Seluruh peserta apel, baik perempuan maupun laki-laki, mengenakan pakaian adat Nusantara. Seluruh petugas apel, mulai dari komandan pasukan, pembina apel, pembawa acara, hingga pemimpin apel adalah perempuan.

 

 

 

 

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS