Home Teknologi Saat Liverpool dan 123456 Harus Tamat Riwayatnya Sebagai Password

Saat Liverpool dan 123456 Harus Tamat Riwayatnya Sebagai Password

138

Jakarta, Gatra.com - Anda mungkin pecinta klub sepakbola asal Inggris Liverpool atau Manchester United? Dan Anda mungkin terlalu sayang dengan klub bola favorit Anda sehingga menjadikannya password kesayangan baik segala akun medsos dan juga email Anda? Segera ubah password itu sekarang juga.

Survey membuktikan bahwa nama klub bola seperti Liverpool dan manutd (singkatan yang biasa dipakai untuk Mancehster United) termasuk password yang terlalu sering dipakai dan mudah untuk dibuka oleh para hacker.

Tak hanya klub bola, peringkat pertama password akun yang paling lemah dan mudah untuk dihack adalah 123456. Jangan ditertawakan dulu, karena menurut penelitian yang dilakukan oleh UK's National Cyber Security Centre (NCSC), password angka ini digunakan oleh 23,2 juta orang di dunia! Kombinasi angka selanjutnya yang sering dipakai adalah 123456789 yang digunakan oleh 7,7 juta orang.

Sementara untuk nama orang, yang paling banyak digunakan sebagai password adalah Ashely dan Michael yang disusul dengan Daniel, Jessica dan Charlie.

Pihak NCSC merekomendasikan 3 kata dalam sebuah password yang random tapi mudah untuk diingat untuk mengurangi resiko akun Anda mudah dibobol orang.

Selain itu, jangan pula untuk menggunakan password yang sudah pernah digunakan. “Setiap orang seharusnya tidak menggunakan password yang berkaitan erat dengan dirinya seperti tanggal lahir, nama depan, klub bola kesayangan atau nama grup musik favorit demi melindungi data-data rahasia yang dimiiki,” kata Ian Levy, DIrektur Tehnik NCSC, seperti dikutip dari CNN.com.

Menggunakan password yang sulit untuk diduga adalah langkah pertama untuk melindungi data kita dan langkah selanjutnya yang disarankan adalah menggunakan 3 kata random tapi gampang diingat. “Jadilah kreatif untuk membuat password yang membuat Anda gampang mengingat tapi orang lain susah menebak,” ujarnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS