Home Gaya Hidup Saat 19 Mahasiswa dari 14 Negara Mendongeng Cerita Nusantara

Saat 19 Mahasiswa dari 14 Negara Mendongeng Cerita Nusantara

655

Purwokerto, Gatra.com – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menggelar lomba  mendongeng  cerita rakyat dari berbagai daerah mulai Sabang hingga Merauke.  Pesertanya  adalah para mahasiswa asing  penerima beasiswa dalam program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). 

Menurut Ketua Panitia Cerita Nusantara, Mia Fitria Agustina,   lomba itu diadakan  dengan tujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke luar negeri. Dalam dongeng Nusantara itu terselip filosofi luhur yang merupakan cerminan budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia.  Saat membawakan cerita setiap peserta mengenakan busana adat daerah asal cerita. 

““Ini tentang cerita rakyat Indonesia. Kami mendapatkan 20 peserta. Tetapi ada satu peserta dari UI mengundurkan diri, karena satu dan lain hal. Jadi ada 19 peserta dari 14 negara,” katanya, Selasa (23/4). Ke-14 negara tersebut  antara lain Jerman, Rusia, Tiongkok, Meksiko, Kolombia, Kyrgystan, India, Thailand, Aljazair, Mesir, Suriname dan Timor Leste.

Para  mahasiswa itu kuliah di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, yakni ISI Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Unair, Unpad, UGM, UNDIP, Universitas Udayana, Universitas Negeri Jember, Universitas Katholik Seogijapranata, Universitas PGRI Semarang, dan Unsoed.  

“Kami sendiri dari Unsoed ada tiga peserta, yakni dari Kolombia, India dan Kyrgystan,” ujarnya. 

Mia mencontohkan, mahasiswa Jerman, Gerrit Jesko Ruven Wendt yang tengah belajar di ISI Yogyakarta membawakan cerita  Dewa Ruci. Arsenil Grekhof, mahasiswa asal Russia, membawakan cerita Roro Jonggrang. Noha Mohammaed Fathy, mahasiswa Mesir di Universitas Ahmad Dahlan  mendongengkan Bawang Putih Bawang Merah.

Mia berharap, dalam jangka panjang, para mahasiswa  itu  menjadi duta budaya Indonesia lantaran telah tinggal dan mengenal budaya Indonesia secara langsung.

“Kami berharap dari acara ini, bisa mengenalkan lebih jauh budaya Indonesia, terutama untuk cerita rakyat. Karena, menurut saya, banyak pesan filosofis dari cerita rakyat yang bisa disebarkan  keluar dan menunjukkan bahwa Indonesia sangat kaya budayanya,” katanya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS