Home Kesehatan Kantor Bappeda Nagan Raya Terbakar, Sejumlah Documen Penting Ikut Terbakar

Kantor Bappeda Nagan Raya Terbakar, Sejumlah Documen Penting Ikut Terbakar

851

Banda Aceh, Gatra.com - Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya, Kamis pagi (25/4) terbakar. Sebagian dokumen penting dari beberapa ruangan kantor ludes terbakar.

Kantor Bappeda yang berada di komplek perkantoran Suka Makmue, Nagan Raya tersebut terbakar sekitar pukul 7.50 WIB. Namun, dalam musibah tersebut tidak menelan korban jiwa.

“Sejumlah ruangan kantor yang terbakar, dan menghaguskan dokumen penting yang berada di dalam ruang yang terbakar tersebut,” kata Sekretaris Bappeda Nagan Raya, Siqdiqi AR di Nagan Raya.

Baca Juga: Perusahaan Renovasi Akui Pekerjanya Merokok di Notre Dame Tapi Sangkal Pemicu Kebakaran

Awalnya, kejadian kebakaran itu diketahui oleh sejumlah prajurit TNI yang bertugas di Makodim 0116 Nagan Raya. Karena letak Makodim bersebelahan dengan kantor Bappeda sehingga para prajurit, dibantu masyarakat setempat berusaha memadamkan api tersebut. Sebagian anggota TNI dan staf pengawai Bappeda mengamankan sejumlah dokumen penting, serta barang elektronik yang bisa diselamatkan keluar kantor.

Namun, api semakin membesar sehingga membuat kewalahan untuk memadamkan apinya. Akhirnya 2 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran. Setengah jam kemudian api berhasil dijinakkan.

Namun, bersamaan dengan peristiwa kebakaran juga mengakibatkan kecelakaan mobil Damkar BPBD Nagan Raya saat menuju ke lokasi kejadian. Beruntungnya, petugasnya hanya mengalami luka-luka dan sudah mendapat pertolongan medis di rumah sakit daerah.

Baca Juga: Muaro Jambi Paling Rentan Hadapi El Nino karena Gambut

Akibat kebakaran tersebut, kata Siqdiqi, aktivitas kantor tersebut terhenti untuk sementara waktu. Meski pun sudah steril dari api, namun aktifitas kantor hari ini terpaksa nonaktifkan sementara karena beberapa ruangan tidak bisa dipergunakan lagi.

Ia juga menjelaskan, kebakaran yang terjadi pagi tadi itu, awalnya dikatahui langsung oleh petugas cleaning service yang melihat asap dari sebuah ruangan. Namun, secara detil penyebab kebakaran tersebut belum dapat dipastikan lantaran masih dilakukan penyelidikan oleh pihak terkait.

“Setelah melihat asap, petugas cleaning service kita langsung berlari ke Makodim 0116/Nara untuk meminta pertolongan. Kebetulan saat itu personel Kodim sedang melangsungkan apel pagi,” sebutnya.

“Untuk menjalankan kembali aktifitas kerja, kita meminjam ruangan milik Makodim 0116/Nara. Karena aktivitas pekerjaan di Bappeda tidak boleh berhenti. Kalau kerugian dari kebakaran ini kita belum dapat perkirakan, yang sudah pasti banyak dokumen yang ikut hangus,” pungkasnya.

 

Reporter: T Dedi

 

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS