Home Ekonomi Izin Impor Dibuka, Pedagang Keluhkan Kelangkaan Stok Bawang Putih

Izin Impor Dibuka, Pedagang Keluhkan Kelangkaan Stok Bawang Putih

Jakarta, Gatra.com - Harga bawang putih (bonggol) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, rata-rata Rp39.000/kg. Padahal, Kementerian Perdagangan sudah mengeluarkan izin impor 115.765 ton bawang putih dari Tiongkok.

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Robin mengeluhkan kelangkaan bawang putih. "Belum ada bawang putih yang masuk, udah kosong semua. Ini bawang lama. Terakhir udah sebulan yang lalu dari bandarnya," ungkap dia.

Hal senada diungkapkan Wanti, pedagang Pasar Induk Kramat Jati lainnya. "Yang impor [bawang putih] belum datang. Kosong barangnya. Kalaupun ada, mahal harganya," ujar dia. Ia mengungkapkan hanya mendapat lima karung bawang dari Surabaya, kemarin.

Wanti menerangkan stok bawang putih yang baru masuk berkualitasnya buruk. "Banyak yang sudah tumbuh [umbi bawang] dan busuk. Dagang bawang sekarang rugi. Kalau jelek konsumen nggak mau beli," ungkapnya.

Hendra, pedagang lainnya mengungkapkan bahwa stok baru datang Jumat lalu. "Namun, sampai sekarang belum datang," ujarnya.

Robin menyayangkan perilaku pedagang grosir yang menimbun stok. "Harusnya ada peraturan nggak boleh ada peumpukan di grosir-grosir. Grosis suka nimbun barang. Ini persaingan tidak sehat," ujarnya.

Di lain kesempatan, Hormat Sidikalang, pedagang di Pasar Lenteng Agung sangat mengapresiasi apabila ada inspeksi mendadak (sidak) bawang putih. "Bawang putih berani nggak sidak? Kalo iya, baru jempol," katanya.

1522