Home Ekonomi Kemenhub Terapkan Ganjil-Genap di Pelabuhan Merak pada Masa Lebaran

Kemenhub Terapkan Ganjil-Genap di Pelabuhan Merak pada Masa Lebaran

Jakarta, Gatra.com - Direktur Jenderal Perhubunga Darat (Ditjenhubdar) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setyadi mengatakan pihaknya akan menerapkan konsep ganjil-genap pada masa mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Banten.

Menurutnya, konsep pemberlakuan ganjil-genap ini diperoleh dari hasil rapat mengenai penyeberangan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung jelang masa Lebaran nanti. Selain itu, demi mengantisipasi membludaknya pemudik ke arah Sumatera yang akan menggunakan tol trans Sumatera.

"Ini masih konsep dan belum final. Jadi tol trans Sumatera akan dibuka operator pada siang hari, jam 6 sore ditutup," katanya.

Melihat hasil evaluasi mudik Lebaran pada tahun sebelumnya, pemudik dari Jabodetabek lebih memilih untuk melakukan penyeberangan mulai pukul 12 malam hingga 6 pagi.

"Distribusi penyeberangan pemudik berdasarkan laporan tahun lalu itu jelang pagi. Mungkin pertimbangan mereka karena dari pulang kerja dan faktor kemanan lintas Sumatera pada siang hari," ungkapnya.

Budi mengaku khawatir jika pola tahun lalu itu kembali terjadi pada masa mudik tahun ini. Pasalnya, antrean di pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni tidak akan habis dan terjadi penumpukan kendaraan.

"Kita coba ajak masyarakat tidak menyeberang pada pukul 12 malam hingga 6 pagi. Selain itu, kita konsepkan ganjil-genap kendaraan terutama roda empat, untuk motor belum diberlakukan," ujarnya.

Menurut Budi, Pelabuhan Merak belum ada peningkatan secara kuantitas, tapi secara kualitas sudah dapat dirasakan oleh pengguna jasa penyeberangan. Selain itu, pihaknya akan mengganti kapal yang daya tampungnya kecil menjadi lebih besar guna menciptakan efisiensi pada penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni.

1048