Home Milenial Hati-Hati Menerima Permintaan Gabung Grup, Akun Palsu Rusia Incar Grup Facebook

Hati-Hati Menerima Permintaan Gabung Grup, Akun Palsu Rusia Incar Grup Facebook

New York, Gatra.com - Facebook mengatakan bahwa mereka telah menghapus jaringan akun palsu Rusia yang menggunakan taktik penipuan dan penyebaran berita bohong untuk bergabung dengan grup Facebook, Minggu (5/5).

Hal ini diungkapkan Facebook berbarengan dengan peluncuran fitur grup baru sebagai bagian dari pusat visi privasi Mark Zuckerberg untuk masa depan perusahaan, menyoroti tantangan yang mungkin dihadapi Facebook dalam menjaga komunitas ini.

Menurut Zuckerberg, ada puluhan juta grup di dalam Facebook. Di Amerika Serikat sendiri, grup-grup yang didedikasikan untuk mendukung kandidat presiden memiliki ratusan ribu anggota. Facebook meluncurkan kampanye pemasaran minggu lalu guna mendorong para pengguna Facebook untuk bergabung dengan grup.

Baca Juga: Facebook Dituntut Selesaikan Masalah Privasi Data Konsumen

Facebook mengumumkan penghapusan 21 akun Facebook, halaman, dan akun Instagram yang terlibat dalam sejumlah taktik penipuan. Termasuk penggunaan akun palsu untuk bergabung dengan grup, menyamar sebagai pengguna lain, dan untuk memperkuat tuduhan mengenai seorang tokoh masyarakat yang bekerja atas nama badan intelijen.

Dilasnsir dari CNN, seorang juru bicara Facebook mengatakan bahwa mereka tidak akan memberikan informasi lebih lanjut tentang tuduhan mengenai tokoh-tokoh masyarakat tersebut. Juru bicara ini mengatakan bahwa Facebook merasa penting bagi masyarakat untuk memahami taktik yang digunakan, tetapi memberikan perincian ke publik hanya akan memperkuat cerita-cerita bohong yang dipromosikan oleh akun tersebut.

Baca Juga: Minta Penggemar Buat Video Porno, Youtuber Amerika Divonis 10 Tahun Penjara

"Akun palsu ini terfokus pada Austria, Baltik, Jerman, Spanyol, Ukraina, dan Inggris," jelas jubir Facebook.

Akan tetapi sebuah contoh yang diberikan Facebook dari sebuah post yang dibagikan oleh salah satu akun palsu adalah tentang teori konspirasi mengenai Partai Demokrat di AS.

Facebook menambahkan bahwa mereka juga telah menghapus jaringan akun lain dan halaman-halaman dari Rusia yang berfokus pada Ukraina pada Senin (7/5).

 

 

2341