Home Kesehatan Tetap Bugar Meski Puasa, Ini Tipsnya!

Tetap Bugar Meski Puasa, Ini Tipsnya!

Jakarta, Gatra.com - Menjalankan ibadah puasa adalah kewajiban bagi umat Islam setiap bulan Ramadan. Tantangan untuk menahan haus dan lapar pun terkadang membuat tubuh menjadi terasa lebih lelah. Sebetulnya, kondisi lemas ini bisa diakali. Berikut ini tips-tips agar kita tetap bugar meski sedang berpuasa:

1. Menjaga Asupan Gizi Seimbang

Pola makan di bulan ramadan sudah pasti akan mengalami perubahan waktu atau jadwal. Namun, dengan perubahan tersebut, kita tetap harus memperhatikan kebutuhan gizi di setiap asupan makanan, baik saat berbuka maupun sahur.

“Paling tidak di piring makan kita harus ada setengah porsi sayuran dan setengah porsi buah, sisanya lauk. Hasil Riskesdas sendiri menunjukkan bahwa orang Indonesia ternyata kurang serat karena tidak dibiasakan sejak kecil,” kata Dietisien Instalasi Gizi RSCM, Triyani, DCN, Mkes, RD di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta Selatan, Jumat (10/5).

Triani juga mengatakan nasi bisa diganti dengan kentang, roti, mie atau bihun. "Puasa ini sebenarnya bisa menjadi kesempatan kita untuk sekaligus mengurangi lemak,” lanjutnya.

Adapun sumber zat gizi yang diperlukan di antaranya karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Data Kemenkes tahun 2019 menunjukkan idealnya konsumsi cairan minimal 8 gelas atau 2 liter dalam satu hari. Kebutuhan cairan tersebut dapat dipenuhi juga melalui sayuran berkuah, minuman sirup, jus buah, susu dan air putih.

2. Memperhatikan Kesehatan Fisik

Dalam menjalankan ibadah puasa, kita harus memperhatikan kesehatan fisik agar tetap bugar. Sama halnya dengan kebutuhan gizi, aktivitas fisik saat puasa dan tidak itu penting. Saat sedang puasa, aktvitas fisik tetap dianjurkan untuk rutin dilakukan. Minimal, selama 30 menit dan yang ringan-ringan saja.

"Harus mengukur kemampuan tubuh sampai mana bisa melakukan olaharganya. Misal kalau lari, kecepatannya yang dikurangi atau bisa dengan jalan santai,” jelas Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan, drg. Kartini Rustandi, M.Kes.

Dokter Kartini menambahkan, bahwa salat bisa menjadi salah satu kegiatan fisik. Menurutnya, ada gerakan-gerakan seperti peregangan (stretching) yang dilakukan saat sedang salat.

“Jadi salatnya harus benar dan tidak boleh terlalu cepat. Ada ritmenya,” sambungnya.

3. Berpikir Positif

Terakhir, dalam menjaga tubuh tetap bugar tidak hanya memperhatikan gizi dan olahraga fisik, tetapi juga berpikiran yang positif. Selain menghindarkan dari stres, berpikiran positif rupanya dapat memberikan energi tambahan melalui semangat.

“Kenapa bisa tubuh lemas saat puasa? Hal ini disebabkan pula karena pikiran yang negatif kalau berpuasa akan melemahkan tubuh," ujar Kartini.

Ia menjelaskan, saat ramadan sebaiknya tidak hanya pola makan dan fisik saja yang dijaga, tetapi juga pikiran. Sebab, tubuh manusia bisa diatur dengan pikiran.

"Jika kita mau untuk bilang sehat dan semangat, maka secara tidak langsung sel-sel di dalam tubuh juga akan terdorong untuk semangat," pungkasnya.

189