Home Info Luwu Utara Bupati Indah: 2020, Pelebaran Ruas Patila-Munte Dituntaskan

Bupati Indah: 2020, Pelebaran Ruas Patila-Munte Dituntaskan

Makassar, Gatra.com – Kabar gembira bagi warga Luwu Utara yang bermukim maupun beraktivitas di kawasan Patila dan Munte, karena Dermaga tersebut akan segera dimanfaatkan. Ruas jalan menuju Patila-Munte juga akan dilebarkan. 

“Diharapkan bisa meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat sekitar, sehingga bisa makin sejahtera,” kata Bupati Luwu Utara, Hj Indah Putri Indriani pada Safari Ramadan di Desa Munte, Kecamatan Tanalili. 

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Semalam di Desa yang dikemas dalam acara, “Mata Pintar Menjawab”, Sabtu malam (18/5).

“Ini kabar gembira minggu ini buat masyarakat Luwu Utara, khususnya Desa Munte. Kabar baik ini sudah diperjuangkan selama ini, sudah mendapat tanggapan dari Kementerian Perhubungan untuk segera memanfaatkan dermaga kita,” kata Indah di hadapan warga.

Menurut Indah, pemanfaatan dermaga nantinya diharapkan bisa mendorong aktivitas perekonomian masyarakat setempat, dengan harapan masyarakat dapat semakin sejahtera.

“Kabar gembira berikutnya adalah pembangunan infrastruktur yang pasti akan mengikut seiring pemanfaatan dermaga,” kata bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Pemanfaatan dermaga, lanjut Indah, terkait pula dengan ruas Patila-Munte. 

“Insya Allah, 2020, kita tuntaskan pelebaran jalan untuk ruas Patila-Munte,” sebut istri Muhammad Fauzi ini.

Rencananya, Pemkab Luwu Utara akan meminta sharing Pemprov untuk membangun fisiknya. Sebab, anggaran yang dibutuhkan juga tidak sedikit. 

“Mohon dukungan kita semua, semoga ikhtiar ini bisa dilancarkan,” kata Indah.

Salah satu bentuk nyatanya, lanjut Indah, adalah membayar pajak sebagai kewajiban warga negara yang baik. Sebab dengan membayar pajak, berarti warga negara sudah berkontribusi membantu pemerintah dalam melakukan pembangunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Luwu Utara, Suaib Mansyur menjelaskan, ruas jalan Patila-Munte yang akan dilebarkan sepanjang 10 km. Adapun indeks pembangunan jalan jika diaspal memakan anggaran Rp1,6 M/km. Jika dibeton, lebih tinggi lagi, yakni Rp3,5 M/km.

“Artinya, butuh anggaran lebih kurang Rp35 miliar untuk menangangi ruas Patila-Munte jika ingin dibeton. Ini tentu bukan anggaran yang kecil,” ungkapnya. 

Baharuddin

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR