Home Ekonomi Kementan Klaim Berhasil Jaga Stabilitas Harga Pangan

Kementan Klaim Berhasil Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jakarta, Gatra.com -  Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim pihaknya berhasil menekan inflasi pangan. Hal ini disampaikan di sela-sela Halalbihalal di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (11/6).

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi bahan makanan (pangan) berhasil ditekan dari 10,57% pada 2014 menjadi 3,42% di 2018.

"Kami menjaga produksi, dengan mengukur berapa kebutuhan dan berapa yang harus diproduksi dalam menghadapi Ramadan," ujarnya.

Amran menjelaskan, pihaknya menargetkan kebutuhan pangan sebesar 10-20% lebih tinggi dibandingkan kebutuhan normal. Hal ini dilakukan untuk megantisipasi momen Pilpres dan Lebaran.

"Januari kita [inflasi] naik sedikit. Februari dan Maret deflasi. April [inflasi] sedikit. Mei inflasi naik," ujar Amran menyampaikan data inflasi bahan makanan.

Baca juga: NTP Mei 2019 Naik 0,38%, BPS: Daya Beli Petani Menguat

Kemudian, lanjut Amran, gejolak harga bawang putih yang terjadi saat Ramadan kini kembali stabil. Menurutnya, usaha yang sudah dilakukan berhasil menekan harga komoditas tersebut.

Baca juga: Akademisi: Daya Beli Petani Kian Meningkat

"Kita panggil 16 impotir bawang putih untuk bertanggung jawab menurunkan harga sampai ke ujung," katanya.

Dalam keberhasilan dalam pengelolaan keuangan, Amran mengatakan, ini sejalan dengan keberhasilan yang dicapai Kementan selama pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam membangun sektor pertanian.

Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rizal Djalil turut mengapresiasi langkah Kementan dalam menjaga stabilitas harga pangan.

"Kementan berhasil dalam pengadaan bahan pangan terutama menjelang hingga sesudah Lebaran, sehingga tidak terjadi gejolak harga pangan," ungkapnya.

104