Home Milenial Raih Suara Terbanyak, Yuliandri Terpilih Jadi Rektor Unand

Raih Suara Terbanyak, Yuliandri Terpilih Jadi Rektor Unand

Padang, Gatra.com - Prof. Yuliandri terpilih menjadi Rektor Universitas Andalas (Unand) periode 2019-2023 dalam pemilihan yang diikuti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, bersama Senat Akademik Unand, Rabu (26/6).

Prof. Yuliandri berhasil mengalahkan dua kandidat lain dengan perolehan suara sebanyak 68 suara dari 115 suara. Ia berhasil mengungguli petahana, Prof. Tafdil Husni, yang memeroleh 40 suara, dan Prof. Hairul Abrar dengan 7 suara.

Proses pemilihan dilakukan dalam rapat senat tertutup dengan proses pemungutan suara menggunakan sistem pencoblosan. Senat Unand memiliki persentase sebanyak 65 persen atau 75 suara, dan Kemenristekdikti sebanyak 35 persen atau 40 suara.

Ketua Senat Unand Prof. Dr. Werry Darta Taifur mengatakan proses pemilihan telah berlangsung dengan baik mulai dari penjaringan, penyampaian visi misi dan proses pemilihan yang melibatkan unsur Kementerian.

"Selanjutnya hasil ini kita serahkan kepada Kemenristekdikti,” ujar Werry di kampus Unand, Padang, Rabu (26/9).

Dirinya mengatakan pelantikan rektor Unand terpilih akan digelar pada November 2019 di Jakarta bersamaan dengan pelantikan rektor kampus lainnya.

Werry menyampaikan dinamika pemilihan rektor adalah hal biasa dan kandidat yang tidak terpilih tidak perlu merasa kecil hati dan terus memberikan pengabdian yang terbaik bagi kampus.

"Yang belum terpilih terus bersemangat dan memberikan yang terbaik untuk Unand," harapnya.

Untuk diketahui, Prof. Yuliandri merupakan guru besar hukum dari kampus "Limau Manis". Ia lahir di Sungai Tarab, Tanah Datar pada 18 Juli 1962. Dirinya dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu perundang-undangan pada Juli 2009. Yuliandri merupakan guru besar hukum kedua di Indonesia setelah Prof. Maria Farida.

Selain sebagai guru besar, Yuliandri pernah dipercaya menjabat Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas periode 2010- 2014.

589