Home Politik Dua Helikopter Bell Bantu Pencarian MI-17 di Oksibil Papua

Dua Helikopter Bell Bantu Pencarian MI-17 di Oksibil Papua

Jayapura, Gatra.com - Dua helikopter jenis Bell dikerahkan dalam pencarian helikopter MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 yang hilang kontak dalam perjalanan dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (28/9). 

Selain itu, Kodam Cenderawasih menyiapkan pesawat CN-235 untuk mengangkut personil dan logistik dalam operasi tersebut. Pencaian dilakukan melalui dua jalur yakni darat dan udara. 

"Untuk membantu pencarian ini, Kodam Cenderawasih juga memberangkatkan 100 personil dari Yonif 751 yang akan diberangkatkan bersama 10 orang tim SAR dari Jayapura ke Oksibil," kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi di Jayapura, Sabtu (29/6). 

Pencarian lewat jalan darat dilakukan oleh 100-an personil TNI yang berada di Oksibil. Mereka menyisir Kampung Bulangkop, Distrik Okaom, Kabupaten Pegunungan Bintang.  

Tim SAR gabungan mendapatkan informasi dari masyarakat di dua kampung sekitaran Oksibil, terlihat helikopter MI-17 terbang rendah di sekitar kampungnya.

"Kami belum mengetahui dua kampung yang dimaksud. Namun penyisiran ke arah kampung itu sudah dilakukan oleh tim gabungan. Sampai saat ini koordinat hilangnya pesawat juga belum diketahui," kata Juru Bicara SAR Jayapua, Yadi.

Helikopter MI-17 dengan Nomor Registrasi HA-5138 milik Penerbad TNI AD hilang kontak, usai lima menit terbang dari Bandara  Oksibil dengan tujuan Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Helikopter membawa 12 orang yakni tujuh orang crew helikopter dan lima orang anggota Satgas Yonif 725/Wrg. MI-17 dinyatakan hilang pada pukul 14.00 WIT dari Base Ops Lanud Silas Papare Sentani Jayapura, usai melakukan pergantian pos di Distrik Okbibab.

Sesuai hasil komunikasi Lanud Silas Papare dengan Tower Oksibil atas nama Dita dilaporkan bahwa kontak terakhir helikopter MI pada pukul 11.49 WIT atau lima menit dari tower bandara dengan ketinggian 7800 feet, 6 NM ke arah utara.

Ke-12 orang penumpang dalam helikopter MI-17 adalah Kapten CPN Bamban sebagai flight engginering, Kapten CPN Aris sebagai pilot, Serka Suriatna (T/I), Lettu CPN Ahwar sebagai pilot, Pratu Asharul sebagai mekanik, Praka Dwi Pur sebagai Mekanik, dan Serda Dita Ilham (Avionic).

Kemudian 5 orang personil Satgas Yonif 725/Wrg yakni Serda Ikrar Setya Nainggolan, Danru; Pratu Yaniarius Loe (Taban SO), Pratus Risno (Tabakpan 1/GLM), Prada Sujono Kaimudin (Tabakpan 2) dan Prada Tegar Hadi Sentana (Tabakpan 4).

 

224