Home Politik Lobi Panas Kursi PImpinan MPR RI Tengah Berlangsung

Lobi Panas Kursi PImpinan MPR RI Tengah Berlangsung

Jakarta, Gatra.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno meyakini, lobi-lobi antar partai politik tengah gencar dilakukan demi kursi panas pimpinan MPR RI.

Berbeda dengan kursi DPR RI yang ‘jatah’ pimpinannya diperuntukan bagi partai pemenang Pemilihan Umum (Pemilu). Pimpinan MPR RI mengikuti alur sistem paket yang diatur dalam Pasal 427C Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).

Di pasal itu, pimpinan MPR yang terdiri dari satu ketua dan empat wakil ketua dipilih dari dan oleh anggota MPR dalam satu paket yang bersifat tetap.

“Lobi-lobi dan komunikasi politik terus dilakukan, kita lihat saja jangan terlalu berspekulasi,” kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/7).

Hendrawan mensinyalir akan ada dua peket yang maju dalam pemilihan kursi pimpinan MPR RI periode mendatang. Bisa saja peket pimpinan dibentuk oleh partai pemenang pemilu atau partai oposisi, seperti Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat.

“Saya kira tidak lebih dari dua. Kalau tiga dukungannya sedikit sekali dong,” jelas Hendrawan.

Hendrawan tidak memungkiri, paket pimpinan yang muncul nanti, tidak berdasarkan sekat dalam Pilpres atau antara kubu 01, Jokowi-Ma’ruf Amin dan 02, Prabowo-Sandiaga. Sebab, sifat kepemimpinan MPR RI lebih guyub dan memungkinkan semua opsi.

“Misalnya PDIP, Golkar, NasDem, PKB terus satu (Perwakilan) DPD. Misalnya PPP ditinggal karena yang paling kecil 19 kursi kan. Terus disambut pihak Gerindra, PKS, PAN Demokrat. Tidak seperti itu saya kira,” jelas dia.

170