Home Gaya Hidup Korban Kebakaran di Palembang Butuh Perlengkapan Sekolah

Korban Kebakaran di Palembang Butuh Perlengkapan Sekolah

 

Palembang, Gatra.com – Kebakaran yang terjadi di lorong Santai, Kecamatan Kertapati Palembang masih menyisahkan luka bagi para korban. Kini, sudah tiga hari dari kejadian tersebut, para korban membutuhkan perlengkapan sekolah, mengingat tahun ajaran baru di Palembang akan segera dimulai.

Saat kehadiran, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda di lokasi kejadian untuk kedua kalinya, dia mengatakan pemerintah kota Palembang melalui dinas terkait beserta donatur guna membantu korban kebakaran dengan sembako, obat-obatan, serta pakaian layak pakai. “Bantuan kemanusian terus bedatangan secara terus menerus, bantuan cukup meringankan hampir 600 jiwa yang sedang mengalami musibah,” ungkapnya, Sabtu (13/7).

Saat ini, bantuan ke masyarakat dan para korban terus mengalir. Di tenda penampungan yang dibangun, terdapat bantuan yang bisa dipergunakan warga, namun kebutuhan perlengkapan sekolah dan air bersih menjadi sangat diperlukan. “Apalagi, anak-anak akan sekolah. Mereka mengusulkan bantuan perlengkapan sekolah. Kita harapkan masih banyak yang bantuan yang terus mengalir terutama kebutuhan yang dipergunakan dalam keseharian,” ujarnya.

Di tenda penampungan, para korban masih menunggu bantuan, mengingat hampir seluruh harta benda yang dimiliki sudah dilahap si jago merah. Di tenda tersebut juga dilakukan pengobatan gratis dan bantuan makanan bagi balita dan anak, termasuk lansia. “Saya secara tidak langsung bertanya, berapa ukuran sepatu dan baju sekolah. Alhamdulilah, seragam bantuan cukup membantu mereka,” pungkasnya.

Mardani, salah satu korban mengatakan peristiwa kebakaran meninggalkan sedih yang dalam. Pada peristiwa itu, tidak satupun harta yang bisa diselematkan, kecuali pakaian yang melekat di badan.

“Kita hanya bersabar, membangun rumah sedikit demi sedikit. Alhamdulilah bantuan terus mengalir, ada yang membantu memasak di dapur umum dan korban kebakaran lainnya,” ujarnya seraya berharap akan semakin banyak bantuan yang mengalir terutama kebutuhan perlengkapan sekolah agar pendidikan anak-anak tidak lama terganggu.

 

 

109