Home Kesehatan BMKG Kalbar Pantau 26 Titik Hotspot

BMKG Kalbar Pantau 26 Titik Hotspot

Pontianak, Gatra.com – BMKG Kalbar mengungkap adanya 26 titik hotspot yang tersebar di delapan kabupaten di Kalimantan Barat, sedangkan yang terbanyak berada di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Kubu Raya. 

“Untuk di Kabupaten Mempawah ada 11 titik hotspot dengan wilayah kebakaran lahan gambut terparah di Kecamatan Anjongan dan Kecamatan Sungai Pinyuh, sedangkan untuk di Kabupaten Kubu Raya ada empat titik di Kecamatan Ambawang dan Kecamatan Rasau Jaya. Ini diakibatkan sedang masuk musim pancaroba sehingga semakin meningkatnya suhu udara dan curah hujan berkurang,” kata Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Giri Darmoko saat ditemui di kantor BMKG Kalbar, di Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu Siang (17/7).

Giri menyebutkan untuk wilayah Kalbar secara merata akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada 21 Juli mendatang. Sedangkan untuk jarak pandang hingga saat ini, masih aman di jarak sekitar 5000 hingga 6000 meter.

“Walaupun ada kabut asap yang saat ini dominan ketika pagi hari, namun belum mengganggu aktivitas penerbangan,” jelasnya.

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengatakan pemerintah provinsi sudah menjalankan langkah-langkah pencegahan Karhutla. 
Dia pun meminta agar pencegahan Karhutla dapat ditangani dengan serius.

“Penanganan Karhutla ini dibawahi langsung oleh Wagub dan BPBD juga sudah serius menangani, koordinasi dan pihak terkait juga sudah terus berjalan,” katanya usai menghadiri perayaan HUT Pemkab Kubu Raya, di Kantor Bupati Kubu Raya, Jalan Ahmad Yani II, Kubu Raya, Rabu siang.

Dia menyebut sekalipun saat ini terjadi kebakaran lahan yang masih dapat diatasi, namun tetap perlu waspada jangan sampai kebakaran meluas sehingga mengganggu aktivitas warga.

“Untuk kualitas udara hingga saat ini masih sehat, walaupun kemarin saat saya ke Temajuk (Sambas,red) ada kebakaran lahan sedikit sekitar 3 hingga 4 hektare,” katanya.

130

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR