Home Milenial AGI Sebut Investasi Minim, Padahal Industri Gim Berkembang

AGI Sebut Investasi Minim, Padahal Industri Gim Berkembang

 
Jakarta, Gatra.com - Perkembangan gim di Indonesia sudah berkembang cukup pesat dalam tiga tahun terakhir. Namun, jumlah investasi tidak sebanding dengan pertumbuhan tersebut.
 
Ketua Umum Asosiasi Game Indonesia (AGI), Cipto Adiguno mengatakan, penyebab investor masih enggan berinvestasi di Indonesia karena para developer masih belum mengeluarkan produk yang booming di pasaran.
 
"Kenapa enggak ada yang berani invest gede, karena kita belum bisa prove, kenapa ngga bisa prove, karena kita enggak ada talent-nya (produk), kenapa enggak ada talent-nya, itu karena juga ngga ada yang berani invest," jelasnya kepada Gatra.com, Rabu (7/8).
 
Namun, untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang bagus, investasi yang besar tidak dapat menjamin hal tersebut. "Enggak, jadi bikin game itu ngga gitu, contohnya Marvel dan Disney itu kan perusahaan gede, tapi kadang-kadang mereka keluarin film itu ada yang ngga sukses. Jadi enggak ada yang bisa menggaransi produk kreatif untuk selalu 100% berhasil," tambah dia.
 
Cipto menyebutkan, terdapat beberapa negara yang memiliki minat untuk berinvestasi dalam industri gim di Indonesia. Salah satunya adalah Inggris dan Kanada.
 
"Terutama dari Inggris dan Kanada, mereka itu sangat mendukung game lokal atau perusahaan luar yang dateng kesitu untuk bikin gim, pajaknya dikurangin. Enggak cuma kita yang melihat gim itu sebagai industri yang harus didorong, pemerintah Inggris [juga] men-support industri gim," tutupnya.
 
259