Home Internasional Lebih dari 2 Juta Muslim Lakukan Puncak Ibadah Haji

Lebih dari 2 Juta Muslim Lakukan Puncak Ibadah Haji

Mekkah, Gatra.com - Lebih dari 2 juta Muslim memulai puncak ibadah haji tahunan hari ini, di Arafah, Jumat (09/08). Momen ibadah ini terjadi saat Arab Saudi tengah berupaya mencegah politisasi ibadah ini di tengah ketegangan Teluk yang membara.

"Semua petugas terkait negara telah dikerahkan dan kami bangga melayani di 'Rumah Tuhan'," kata juru bicara pasukan keamanan Bassam Attia, dilansir Channel News Asia, Jumat (9/8).

Ada sekitar 2,5 juta Muslim yang diprediksi melakukan ibadah haji tahun ini, mayoritas dari luar Arab Saudi, menurut media setempat. "Lebih dari 1,8 juta visa dikirimkan melalui online tanpa perlu perantara. Ini sebuah kesuksesan," kata pejabat Kementerian Haji Hatim bin Hassan Qadi.

"Kami merasa dibersihkan saat menjalani rukun Islam ini dan bertemu orang-orang dari seluruh dunia. Ini luar biasa," kata Mohamed Jaafar, jemaah berusia 40 tahun asal Mesir.

Kota Mekkah, dibangun di lembah padang pasir. Kota ini menjadi rumah bagi Ka'bah, bangunan suci berbentuk kubus, terbungkus kain hitam bersulam emas, dan menjadi pusat ibadah umat Islam. Muslim di seluruh dunia berdoa di depan Ka'bah, yang terletak di Masjidil Haram, dan para jemaah melakukan tawaf (berjalan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali).

Selama ibadah, pria dan wanita dipisah, dikelompokkan berdasarkan negara asal, melakukan perjalanan ke Mina dengan berjalan kaki atau bus yang disediakan oleh pihak berwenang.

Mina, yang berada di sebuah lembah sempit dan dikelilingi pegunungan berbatu setiap tahun menjadi sebuah perkemahan luas bagi para jemaah haji.

"Sebanyak 350.000 tenda ber-AC telah didirikan," kata seorang pejabat Saudi. Para jemaah akan mendaki Gunung Arafat, juga dikenal sebagai "Gunung Belaskasih", selama berjam-jam salat dan membaca Alquran.

Setelah turun, mereka akan mengumpulkan kerikil dan melakukan lempar jumroh. Itu menandai awal Idul Adha, yang tahun ini jatuh pada hari Minggu, 11 Agustus. Jemaah kemudian kembali ke Masjidil Haram untuk melakukan "tawaf" terakhir atau berjalan di sekitar Ka'bah.

Ibadah haji menjadi salah satu ibadah tahunan terbesar di dunia, dan menjadi salah satu dari lima rukun Islam. Muslim yang memiliki kecukupan finansial wajib melaksanakan ibadah ini.

Haji tahun ini berlangsung di tengah ketegangan di wilayah Teluk, setelah serangkaian serangan terhadap tanker. Riyadh menyalahkan Iran atas serangan ini.

Meskipun tidak ada hubungan diplomatik antara kedua negara, sekitar 88.550 jemaah haji Iran akan mengambil bagian dalam haji tahun ini menurut kantor berita Tasnim. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pemerintah Saudi bersusah payah menekankan ibadah haji adalah acara keagamaan, dan berupaya mencegah politisasi.

Ibadah haji ini menghadirkan tantangan keamanan dan logistik, di mana puluhan ribu petugas keselamatan dikerahkan. Sementara itu, Riyadh menghadapi kritik keras pada 2015 ketika sekitar 2.300 jemaah tewas dalam insiden saling injak dan jadi salah satu insiden terburuk dalam sejarah .

322