Home Milenial Bahaya! Wisatawan Dilarang Mendekati Gunung Anak Krakatau

Bahaya! Wisatawan Dilarang Mendekati Gunung Anak Krakatau

Bandung, Gatra.com - Gunung Anak Krakatau, tertutup kabut. Wisatawan diimbau untuk tidak mendekat dalam radius 2 km. Menurut Kepala Pusat PVMBG Badan Geologi, Kasbani, kabut sudah menutupi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (11/8) hingga pagi ini. Selain itu melalui seismograf juga tercatat adanya gempa tektonik jauh sebanyak dua kali sejak kemarin.

"Dari kemarin Gunung Anak Krakatau tertutup kabut dan visualnya tidak bisa teramati," ujar Kasbani melalui pesan singkat kepada Gatra.com, Senin (12/8).

Ia mengatakan sejauh ini sudah tidak terdengar adanya dentuman dari Gunung Anak Krakatau.

Kasbani menjelaskan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau sudah mulai meningkat sejak 18 Juni 2018 lalu. Diikuti dengan serangkaian erupsi yang terjadi pada September 2018 hingga Februari 2019.

"Juli 2019 terlihat masih erupsi, meski intensitasnya menurun," katanya.

Kondisi tersebut, lanjut Kasbani membuat pihaknya menaikkan status Gunung Anak Krakatau, dari level 1 atau normal menjadi level 2 atau waspada, pada pertengahan Maret 2019 lalu.

Meski dari rekaman CCTV, cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau terlihat cerah, ia tetap mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk menjauhi Gunung Anak Krakatau. Terlebih sejak kemarin visualnya sudah tidak teramati.

"Sebaiknya tidak mendekati Gunung Anak Krakatau radius 2 km dari kawah," ujarnya lagi.

1058