Home Gaya Hidup Irwan Prayitno Promosikan Sumbar ke Menteri Malaysia

Irwan Prayitno Promosikan Sumbar ke Menteri Malaysia

Padang, Gatra.com - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno berkesempatan untuk mempromosikan Sumbar dan aneka kuliner Ranah Minang ke Menteri Informasi, Komunikasi, dan Kebudayaan Malaysia, Dato' Seri Utama Dr. Rais Yatim, saat kunjungannya ke Kota Padang.

Di hadapan Rais Yatim, Irwan Prayitno mengajak mahasiwa untuk mengunjungi dan menikmati berbagai budaya dan keindahan alam Sumbar, seperti kawasan wisata bahari Mandeh yang dikenal dengan Raja Ampat Sumatera di Kabupaten Pesisir Selatan. Kemudian Jam Gadang, Istano Basa Pagaruyuang, Seribu Rumah Gadang, dan objek wisata lainnya.

“Silahkan berkunjung ke objek wisata andalan Sumbar, bapak-ibu pasti akan terkesan dan jangan lupa menikmati ragam makanan Ranah Minang yang rasanya hanya ada dua, enak dan enak sekali,” ujarnya di Auditarium Gubernuran Sumbar.

Apalagi lanjutnya, randang atau rendang sudah diakui sebagai makanan terlezat di dunia. “Kalau belum makan randang, maka tidak lengkap rasanya di Sumbar,” ucapnya.

Dianjutkannya, Sumbar memiliki destinasi wisata yang lengkap, mulai dari laut, pantai, gunung, budaya, alam dan sebagainya untuk dikunjungi.

Silaturahmi antar negara ini merupakan bagian dari kegiatan Internasional Conference on Malaysia - Indonesia Relations dengan tema ‘Contributions of Humanities and Social Sciences on the Direction of Malay Studies in the Era of Industry 4.0’ yang berlangsung pada 21-23 Agustus 2019 di salah satu hotel di Padang.

Aslinda, selaku panitia menyebutkan, kerjasama Faculty of Arts and Social Sciences, University of Malaya dengan universitas mitra di Indonesia, seperti UI, UGM, Unand, Unpad, Unud, Unhas, Unair, Unilak, dan Uny, sudah berlangsung beberapa tahun.

Menurutnya, Konferensi PAHMI bertujuan untuk membahas masalah-masalah utama terkait dengan Malaysia dan Indonesia, serta mempromosikan pemahaman yang lebih dalam dan hubungan antara Malaysia dan Indonesia di tingkat akademik, antar-masyarakat dan non-negara.

PAHMI juga berupaya mendorong kerjasama antara para peneliti, lembaga akademik, organisasi masyarakat sipil, dan individu di kedua negara, serta merangsang dialog tentang hubungan bilateral dan kepentingan bersama kedua negara baik secara regional maupun global.

254