Home Politik Banyak Politisi Perempuan yang Tenar Karena Isu Pribadi

Banyak Politisi Perempuan yang Tenar Karena Isu Pribadi

Jakarta, Gatra.com - Keterlibatan perempuan dalam politik meningkat dalam beberapa tahun ini di Indonesia. Meski Politisi Partai Golongan Karya (Golkar), Puteri Anetta Komarudin menilai, masih banyak politisi perempuan yang namanya diperbincangkan tetapi menyangkut isu pribadi.

"Perempuan itu kalau di politik masih banyak yang diulik. Itu adalah kehidupan pribadinya. Contohnya ketika saya di Australia sewaktu itu Perdana Menterinya Perempuan. Kabar yang beredar itu tentang kehidupan pribadi dia," kata Puteri saat mengisi acara Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (27/8).

Menurutnya, contoh di Australia tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi di Indonesia. Puteri mengatakan, masih banyak politisi perempuan menjadi trending karena kegagalan perkawinan. 

"Saya sedikit sedih melihat berita tentang rekan [yang berprofesi sebagai] politisi. Yang diulik adalah kegagalan perkawinan, atau anaknya ada masalah. Padahal, ketika itu, terjadi pada politisi laki-laki, isunya tidak besar," kata Puteri.

Puteri yang menjabat sebagai ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan Partai Golkar ini berpandangan, masih banyak masyarakat Indonesia yang mematok kapabilitas politik politisi perempuan berdasarkan status pernikahannya.

"Contohnya ketika berkampanye di rakyat, masih ada yang bertanya, kalau belum menikah, gimana bisa mengurus rakyat? Mengurus keluarga saja belum. Ini sangat disayangkan sekali," ucap Puteri.

160