Home Ekonomi Aliran Modal Asing Meningkat, BI Optimis Rupiah Tetap Menguat

Aliran Modal Asing Meningkat, BI Optimis Rupiah Tetap Menguat

Jakarta, Gatra.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, melaporkan bahwa arus modal asing yang masuk ke pasar modal Indonesia hingga di penghujung Agustus 2019 mencapai Rp180 triliun. Modal asing tersebut terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp118,9 triliun dan saham sebesar Rp60.8 triliun.

"Jadi, ini menunjukkan bahwa ada kenaikan aliran modal asing untuk SBN sebesar Rp3,3 triliun dan saham sebesar Rp4,1 triliun," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (30/8). 

Meningkatnya aliran modal asing tentunya memberikan dampak positif untuk pergerakan nilai tukar rupiah karena meskipun terjadi ketidakpastian ekonomi global akibat keberlanjutan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok serta meningkatnya risiko geopolitik brexit Inggris, nilai tukar rupiah masih terjaga. 

"Alhamdillah, nilai tukar kita bergerak stabil. Meskipun, untuk jangka pendeknya [nilai tukar rupiah] masih naik dan turun. Namun, yang terpenting adalah mekanisme pasar kita masih berlangsung guna mendukung stabilitasnya," ujar Perry. 

Meski pergerakan nilai tukar mata uang rupiah masih relatif stabil, Perry menegaskan bahwa BI akan terus berada di pasar guna menjaga stabilitas dan imbal hasil dalam pasar keuangan.

Untuk informasi, pekan lalu, aliran modal asing yang mengalir masuk ke pasar modal Indonesia mencapai Rp 177,9 triliun. "Inflow itu terdiri dari Rp114,9 triliun ke pasar SBN dan Rp 63 triliun ke pasar saham," ujar Perry.

1083