Home Milenial Terinspirasi Susi, Dyah Roro Kampanye Bebas Plastik di DPR

Terinspirasi Susi, Dyah Roro Kampanye Bebas Plastik di DPR

Jakarta, Gatra.com - Anggota DPR RI terpilih dari Partai Golkar, Dyah Roro Esti mengatakan, usai dilantik dirinya bakal mengusulkan gerakan tanpa botol plastik di Gedung DPR RI. Hal itu menurutnya sebagai upaya menjaga lingkungan dari sampah plastik. "Di DPR RI ini bagaimana caranya sudah tidak lagi menggunakan botol plastik. Jadi gedung DPR bebas dari botol plastik. Saya sih kepinginnya seperti itu," ungkap Esti saat ditemui Gatra.com, Rabu (11/9).

Politikus muda berusia 26 tahun ini mengaku terinspirasi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggalakkan gerakan bebas sampah plastik. Bahkan bagi yang membawa botol plastik di lingkungan KKP, akan didenda.

"Di KKP sudah dilaksanakan. Bahkan dikasih denda, kalau kelihatan menggunakan plastik didenda Rp 500 ribu. Itu luar biasa. I love her (Susi Pudjiastuti). I love people like this. Karena bu Susi itu berani," ujarnya.

Menurut Esti, sampah plastik yang sulit terurai sangat berbahaya bagi lingkungan. Ia mencontohkan ada sampah plastik puluhan tahun lalu yang tidak hancur hingga saat ini. Artinya, persoalan plastik tidak bisa dianggap remeh.

"Ada beberapa foto sampah saset sampo yang diproduksi tahun 1986 atau 1990. Bahkan kondisinya masih bagus, enggak hancur. Nah itu memang plastik butuh seribu tahun ya untuk terurai, dan tentunya efek dari plastik ini dirasakan oleh manusia juga," katanya.

Untuk itu Esti berkomitmen mendorong gerakan tanpa botol plastik di lingkungan DPR RI. Sebagai langkah awal, ia menerapkan hal itu pada dirinya. Esti berharap apa yang ia lakukan bisa ditiru anggota dewan lainnya.

"Sampai sekarang saya selalu bawa tumbler (botol minum) sendiri. Ini salah salah satu cara saya juga untuk mengajak teman-teman lainnya, ya walaupun susah. Sebab, kalau sudah rapat kemudian disediakan air minum dalam kemasan," katanya.

700