Home Politik Provokasi Mahasiswa, Anggota DPRD Sumbar Diperiksa Polda

Provokasi Mahasiswa, Anggota DPRD Sumbar Diperiksa Polda

Padang, Gatra.com - Polda Sumbar memeriksa anggota DPRD Sumbar dari Partai Gerindra, Hidayat terkait ucapannya yang ingin menurunkan Presiden Jokowi, di hadapan puluhan perwakilan mahasiswa. 

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar, Kombes Pol Onny Trimurti Nugroho, Selasa (1/10), saat ini, ia sedang memeriksa kasus itu.  "Kami kaitkan ini dari keterangan yang didapat dari mahasiswa yang amankan, sebab memang ada provokasi yang memengaruhi mereka. Terbukti ada perbuatan merusak dan menurunkan foto presiden," kata Onny kepada awak media di Padang.

Menanggapi permintaan maaf yang disampaikan Ketua Fraksi Gerindra, setelah videonya viral, Onny mengatakan, hal tersebut wajar dilakukan setelah berbuat kesalahan. Hal ini karena anggota DPRD Sumbar memiliki imunitas. 

Kendati demikian, Hidayat tetap diperiksa sesuai aspek yang berkaitan unsur hukum. Terutama mengarah pada perbuatan dan dampak perbuatan yang dilakukan. Apalagi akibat aksi unjuk rasa mahasiswa itu, Gedung DPRD Sumbar rusak parah.

Sebelumnya, anggota DPRD Sumbar, Hidayat sudah mengklarifikasi pernyataan dirinya terkait seruan menurunkan Presiden RI Jokowi. Saat audiensi dengan perwakilan puluhan mahasiswa, Rabu (25/9) pekan lalu. Menurutnya, itu terucapkan secara spontanitas tanpa adanya maksud lain.

Meskipun begitu, pernyataan anggota DPRD Sumbar Fraksi Gerindra itu tetap dianggap provokasi. "Lontaran itu spontan, terpancing karena mahasiswa rebutan menyuarakan aspirasinya. Namun itu serius, saya katakan tidak direncanakan," tutur Hidayat.

Aksi kericuhan mahasiswa di DPRD Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (25/9), cukup menyita perhatian. Apalagi terkait ungkapan anggota DPRD yang meneriakkan aksi menurunkan Joko Widodo selaku Presiden RI di hadapan puluhan mahasiswa.

261