Home Kesehatan Kemenkes: Perubahan Iklim Perlu Diwaspadai

Kemenkes: Perubahan Iklim Perlu Diwaspadai

Jakarta, Gatra.com-Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siswanto mengatakan, menghadapi perubahan iklim, diperlukan adaptasi dan mitigasi. 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Siswanto, ada beberapa dampak akibat perubahan iklim misalnya gangguan pada interaksi segitiga epidemiologi yang berdampak pada kesehatan manusia.

Untuk itu, lanjut Siswanto, perlu dikembangkan SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons) dengan menganalisis data surveilans secara komprehensif. Terutama untuk membangun sistem yang kuat perihal adaptasi dan mitigasi.

"Perlu penelitian lebih holistik tentang dampak perubahan iklim terhadap kesehatan secara multidisiplin. Selain itu, komitmen unit atau sektor dalam mendukung persiapan program serta riset kesehatan," ujarnya pada seminar soal perubahan iklim di Gedung Kemenkes, Jakarta (2/10).

Ia mencatat beberapa fakta yang terjadi akibat perubahan iklim dalam konteks ekosistem, seperti suhu global yang menanjak signifikan yakni 0,85 C°dan kenaikan air laut naik yang mencapai 20 cm selama satu abad terakhir.

Fenomena alam seperti bintik matahari dam letusan gunung berapi lebih sering terjadi. Selain itu, pola perubahan suhu yang drastis selama 150 tahun terakhir. Berkurangnya hujan salju di belahan bumi utara, mencairnya es di laut Arktik, longsornya gletser, dan menyusutnya lapisan es.

Pola hujan dan salju yang berubah di seluruh dunia. Intensitas curah tinggi diikuti dengan banjir besar. Gelombang panas, seperti yang dialami Eropa belakangan, sebenarnya sudah sering terjadi.

215