Home Hukum Pengemudi Truk Kecelakaan Beruntun di Padang Panjang Kabur

Pengemudi Truk Kecelakaan Beruntun di Padang Panjang Kabur

465

Padang, Gatra.com -Kasus kecelakaan beruntun, Jumat (4/10) kemarin masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Peristiwa mengenaskan itu terjadi di jalan lintas Padang-Bukittinggi, di kawasan Bintuangan, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar).

Dalam kecelakaan itu, satu orang korban meninggal, Supiyah (39) istri supir truk, Rahmatsah (41). Sementara Sofyan Arif (38) selaku supir dua pengemudi truk melarikan diri usai kecelakaan terjadi. Ketiganya merupakan warga Kecamatan STM Hilir, Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut).

Berdasarkan penjelasan Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Bazaliel Mendrofa, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Masih terdapat tiga proses yakni melengkapi berkas, mengumpulkan barang bukti, saksi di lapangan, serta meminta keterangan saksi yang ada.

"Ketiganya warga Sumut, dan masih ada hubungan keluarga. Satu orang kabur, dan belum diketahui keberadaannya. Namun, sampai saat ini kami masih penyelidikan, dan belum masuk ke tahap penyidikan," ujar Bazaliel kepada Gatra.com, Sabtu (5/10).

Saat ditanya mengenai Syofyan yang melarikan diri, Bazaliel menuturkan, pihaknya melakukan pemanggilan pada seminggu ke depan. Namun, apabila tidak muncul setelah adanya pemanggilan nanti, pengemudi truk itu akan menjadi daftar pencarian orang (DPO).

Sementara di sisi lain, Rahmatsah hingga saat ini masih berduka atas meninggalnya istrinya dalam kecelakaan itu. Jenazah istrinya juga sudah dibawa ke rumah duka di Sumat untuk dimakamkan. Dengan kondisi itu, pihak kepolisian masih sulit meminta keterangan kepada Rahmatsah.

Bazaliel juga mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa menetapkan tersangka. Alasannya, Rahmatsah selaku sopir pertama sedang berduka, dan supir kedua Syofyan Arif melarikan diri. Namun, kemungkinan kedua sopir tersebut bisa ditetapan sebagai tersangka.

Selain itu, terkait penyebab kecelakaan truk kemungkinan rem blong. Informasi ini didapatkan dari Rahmatsah disela-sela isak tangisnya, bahwa detik-detik sebelum terjadi kecelakaan Syofyan sebagai supir penggantinya mengakku rem truk tidak berfungsi.

Keduanya bisa saja menjadi tersangka karena Rahmatsah sebagai sopir menyuruh Syofyan membawa truk. "Padahal, Syofyan belum berpengalaman dan belum tahu rute ke Padang. Tapi kemungkinan Rahmatsah memberikan truk itu dibawa Syofyan, karena dia kelelahan,"ucap Bazaliel.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS