Home Hukum KPK Periksa Anggota BPK Rizal Djalil dalam Kasus SPAM PUPR

KPK Periksa Anggota BPK Rizal Djalil dalam Kasus SPAM PUPR

101

Jakarta, Gatra.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rizal Djalil, dan Komisaris PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo, untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2017-2018.

"Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Senin (7/10).

Selain itu, KPK juga memanggil 4 orang yang akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Leonardo yakni pegawai PUPR, Pramono; Dirut PT WKE, Yuliana Enganita Dibyo; Direktur PT WKE, Irene Irma; dan Ichsan seorang wiraswasta.

Sebelumnya, KPK menetapkan dua tersangka baru hasil pengembangan perkara dugaan suap terkait Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR, Tahun Anggaran 2017-2018.

Dalam pengembangan perkara ini, ditemukan dugaan aliran dana SGD100,000 pada salah satu Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI), Rizal Djalil, dari komisaris PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo.

Rizal sebagai pihak yang diduga penerima suap disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun Leonardo sebagai pihak yang diduga pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS