Home Kebencanaan Polda Maluku Kembali Gelar Pemulihan Trauma Korban Gempa

Polda Maluku Kembali Gelar Pemulihan Trauma Korban Gempa

81

Ambon, Gatra.com- Kepolisian Daerah (Polda) Maluku kembali menggelar kegiatan trauma healing kepada korban gempa Maluku, khususnya anak-anak, Selasa (8/10/2019).

Setelah satuan Lalu Lintas, kali ini tim Psikologi dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku, dikerahkan untuk menghilangkan traumatik anak-anak di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

Tim sikolog dipimpin AKBP Sudartomo ini memberikan konseling dan bimbingan psikologi di Desa Ameth, Kailolo dan sejumlah wilayah yang berada di Kecamatan Pulau Haruku.

"Hari ini tim mengunjungi Pulau Haruku, terutama desa Samet, Kailolo, dan sejumlah lokasi yang ada di Kecamatan tersebut untuk melakukan konseling dan pendampingan psikologi kepada para korban gempa," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat kepada wartawan.

Tim memberikan pendampingan kepada masyarakat yang bermukim di tenda-tenda pengungsian. Camp pengungsian berada di hutan-hutan atau daerah ketinggian di desa tersebut.

Sebelumnya, tambah Ohoirat, hal serupa juga pernah kepada korban gempa berkekuatan 6.8 SR pada Kamis (26/9/2019) lalu ini di Pulau Ambon, dan Seram Bagian Barat (SBB).

"Pasca gempa tim psikologi juga langsung diterjunkan ke lokasi gempa untuk melakukan pendampingan atau konseling psikologi. Tujuannya untuk menghilangkan rasa takut dan trauma utamanya anak-anak," katanya.

Juru bicara Polda Maluku itu menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan untuk para korban gempa, hingga sikologi ataupun rasa takut dan trauma anak-anak korban gempa bisa kembali normal seperti sediakala.

"Sampai saat ini masih ada warga yang merasa trauma dan takut dengan gempa. Apalagi anak-anak. Sehingga pendampingan dan konseling tetap dilakukan sampai kembali normal," tandasnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS