Home Kebencanaan Kepala BNPB Minta Korban Gempa Maluku Dengar Tokoh Agama

Kepala BNPB Minta Korban Gempa Maluku Dengar Tokoh Agama

431

Ambon, Gatra.com- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo meminta masyarakat Maluku untuk tidak cepat termakan isu hoax atau berita bohong. Sebaliknya, warga diminta untuk mendengar arahan dari pemerintah maupun tokoh agama.

Permintaan Doni Monardo itu disampaikan saat kembali menyambangi korban gempa tektonik berkekuatan 6.8 SR yang memporak-porandakan Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Rabu (9/10/2019).

Mantan Panglima Kodam XVI/Pattimura ini mengunjungi korban gempa di Pulau Ambon dan Haruku. Diantaranya Desa Oma, Haruku, Sameth, Rohomoni dan Kailolo (Pulau Haruku).

Dari Pulau Haruku, Doni Monardo kembali ke Pulau Ambon. Ia juga meninjau rumah sakit lapangan beserta korban gempa yang ada pada area Kampus Universitas Darussalam Ambon, yang berada di Desa Tulehu. Seluruh desa yang didatangi Doni itu masuk wilayah administrasi Kabupaten Maluku Tengah.

Ini kunjungan kerja Jenderal Bintang 3 TNI ini untuk kali kedua. Sebelumnya, ia datang sehari setelah guncangan gempa yang menewaskan puluhan jiwa, ratusan orang luka, ribuan rumah rusak dan ratusan ribu warga mengungsi, pada Kamis (26/9/2019) lalu.

Kepada masyarakat, Doni meminta untuk tidak percaya dengan beredarnya berita bohong atau hoax seperti akan datangnya gempa yang lebih besar dan tsunami.

"Jangan percaya sama berita hoax, tapi dengar arahan dari ustad, ulama, pendeta, pastor, karena informasi yang benar itu hanya dari pemerintah," pintanya.

Di hadapan puluhan anak-anak di dalam tenda pengungsian, Doni berpesan agar jika terjadi gempa, agar segera berlari menuju ketinggian.

"Mudah-mudahan semua ini cepat selesai," kata mantan Danjen Kopassus ini.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS