Home Kebencanaan Pempus Beri Rp3,5 M bagi Penanganan Darurat Bencana Maluku

Pempus Beri Rp3,5 M bagi Penanganan Darurat Bencana Maluku

105

Ambon, Gatra.com - Tiga wilayah di Maluku yang terkena dampak gempa bumi yakni Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat (Pempus) melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain kepada ketiga daerah tersebut, bantuan juga diserahkan kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku.

"Bantuan Rp3,5 miliar terbagi untuk BPBD provinsi Maluku Rp500 juta, dan kabupaten dan kota lainnya masing-masing Rp1 miliar," ujar Kepala BNPB Doni Monardo, kepada wartawan di Ambon, Rabu (9/10/2019).

Sebelumnya BNPB juga telah menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk penanganan gempa, saat kunjungan Doni pada Jumat lalu (27/9/2019).

"Saya kembali melakukan tinjauan di Kota Ambon dan kabupaten Maluku Tengah untuk melihat langsung kondisi pengungsi dan kerusakan akibat bencana gempa pada kedua daerah tersebut," ungkap mantan Sekjen Dewan Ketahanan Nasional ini.

Begitu tiba di Ambon, Doni didampingi Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno dan sejumlah pejabat lainnya, meninjau lokasi bencana di Pulau Haruku. Dia berkesempatan melihat langsung masyarakat yang masih menempati lokasi pengungsian, serta kondisi rumah dan fasilitas umum yang rusak akibat bencana.

Hingga saat ini, kata Doni, masyarakat masih enggan kembali ke rumah mereka. Alasannya bukan hanya karena kondisi rumah yang rusak, tetapi karena masih trauma gempa susulan yang masih terjadi hingga Rabu (9/10/2019).

Doni berharap bantuan yang diberikan pemerintah lewat BNPB ini, dapat dimanfaatkan kabupaten kota di Maluku yang terdampak bencana gempa bumi.

BNPB juga disebut Doni, telah mengirimkan satu unit rumah sakit lapangan lengkap dengan perlengkapan berupa tempat tidur, matras dan lainnya, tetapi tidak termasuk perlengkapan medis.

"Satu unit rumah sakit lapangan ini, terdiri dari tujuh tenda. Selain itu juga bantuan 30 unit tenda lapangan yang dapat menampung 30 personil," terangnya.

Selain itu pihaknya, tambah Dini, juga mengirimkan tim guna melakukan penilaian kerusakan bangunan dan fasilitas umum yang terjadi.

"Sesuai ketentuan BNPB memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kerusakan rumah rusak berat, sedang maupun rusak ringan. Termasuk juga fasilitas umum yakni pendidikan melalui lembaga yang berwenang," tutur mantan Panglima Kodam XVI/Pattimura ini.

 

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS