Home Hukum Polri Ungkap Kronologis Detail Penyerangan Wiranto

Polri Ungkap Kronologis Detail Penyerangan Wiranto

342

Jakarta, Gatra.com - Polri membeberkan kronologis penyerangan dan penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis siang (10/10).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 11.55 WIB. Saat itu, Wiranto baru saja selesai mengisi kuliah umum di Universitas Maftahul Anwar yang berlokasi di Jalan Raya Pandeglang, Labuan Kilometer 23, Banten.

Baca Juga: Wiranto Diserang Orang Tak Dikenal di Pandeglang

Selesai mengisi kuliah umum, Wiranto dan rombongan dibawa ke depan gerbang Alun-alun Menes, Desa Purwaraja, Kabupaten Pandeglang untuk naik helikopter. Saat itu, datang massa yang mencoba mendekati Wiranto untuk berjabat tangan. Di saat itu juga peristiwa penyerangan itu terjadi.

"Pada saat kejadian itu sangat cepat. Ketika beliau mau naik kendaraan kemudian ada kelompok massa yang coba bersalaman dengan pejabat. Diduga dua orang pelaku, perempuan inisial FA, laki-laki atas nama SA alias Abu Rara, melakukan penyerangan penusukan ke arah depan badan Pak Menko. Tusukan mengenai bagian depan," kata Dedi saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (10/10).

Dedi menyebut pelaku menusuk dengan senjata tajam semacam pisau atau gunting. Pelaku diduga sudah mempersiapkan benda itu sebelumnya.

Baca Juga: Menko Polhukam Wiranto Ditusuk, Kapolsek Ikut Terluka

Namun saat penusukan itu, Kapolsek Menes langsung mencoba mengamankan pelaku, namun nahas, Kapolsek justru terkena tusukan di bagian punggung. "Kapolsek atas nama Kompol Daryanto Agau, Kapolsek Menes. Saat ini Pak Wiranto dan Kapolsek dalam proses perawatan di RS setempat," paparnya.

Dedi membeberkan, pelaku merupakan pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, tahun 1968. Terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Pandeglang, dan masih diperiksa oleh Polres Pandeglang, Polda Banten dan didukung oleh Densus 88. 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS