Home Kebencanaan Longsor, Dua Batu Raksasa Tutup Akses Jalan di Ambon

Longsor, Dua Batu Raksasa Tutup Akses Jalan di Ambon

442

Ambon, Gatra.com- Gempa susulan yang mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya sore tadi, diduga kembali menyebabkan tanah longsor. Longsor diikuti dua bongkahan batu raksasa yang turun dari perbukitan.

Kedua batu berwarna cokelat kemerah-merahan ini terguling dan menutup akses jalan raya di Dusun Hanie, Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Jumat (11/10/2019).

Peristiwa tanah longsor yang diikuti batu dan sejumlah pohon itu menutup jalur lalu lintas dari dan menuju Desa Tenga-Tenga, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. 

Hingga malam ini belum diketahui apakah dua batu besar tersebut telah berhasil dipindahkan atau belum. Tapi kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa, apalagi terluka.

"Iya benar. Itu karena tanah longsor" ungkap Bob Rahmat, Kepala BPBD Kabupaten Maluku Tengah, dihubungi Gatra.com via telepon genggamnya.

Bob mengaku, akses jalan di Desa Tial tersebut telah tertutup tanah longsor akibat gempa yang terjadi sejak beberapa waktu lalu.

"Saat gempa pertama batunya belum turun. Nah saat gempa kemarin baru dia (batu) turun menutup jalan," katanya.

Proses pemindahan material longsor sejak pertama kali terjadi telah dilakukan hingga saat ini. Namun dalam pekerjaannya petugas juga harus waspada menggunakan alat eksavator. Sebab, struktur tanahnya tidak stabil sehingga dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

"Kalau dilihat seharusnya sudah harus cari jalan yang baru. Tapi kan dengan kondisi gempa begini kestabilan lereng itu sangat beresiko juga. Orang PU sudah lihat itu. Jadi warga Tial bersabar dulu," pintanya.

Dia mengaku, pihaknya juga ingin secepatnya akses jalan itu dapat terbuka kembali. Sehingga aktivitas warga lancar dan tidak harus melalui rute panjang. Tapi keselamatan petugas juga harus diperhatikan.

Terkait cara pemindahan batu tersebut, Bob mengaku merupakan tanggungjawabnya berada di Dinas Pekerjaan Umum (PU).

"Teknisnya seperti apa, nanti di PU saja yang menentukan," ujarnya.

Tanah longsor mengakibatkan akses jalan dari dan menuju Desa Tenga-tenga tertutup. Warga setempat yang hendak menuju Kota Ambon atau sebaliknya harus melewati lintasan panjangpanjang yakni melewati Desa Tulehu.

Sementara sebagian warga Desa Tial pun demikian. Mereka harus melintasi Desa Tenga-Tenga dan Tulehu untuk menuju Kota Ambon.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS