Home Ekonomi Bank Salurkan KPR Rumah Bekas, REI Tak Masalah

Bank Salurkan KPR Rumah Bekas, REI Tak Masalah

Solo, Gatra.com – Perbankan menyalurkan program kredit pemilikan rumah (KPR) untuk rumah bekas. Hanya saja jumlah kredit rumah bekas ini tak terlalu besar, sehingga tak mempengaruhi penjualan rumah KPR bersubsidi.

”Sebetulnya KPR ini sangat diperlukan untuk pembangunan rumah baru. Tapi saat ini perbankan punya program untuk kredit rumah sekon,” ucap Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah MR Prijanto, di Solo, Rabu (16/10).

REI tak mempersoalkan program KPR rumah bekas ini sebab porsi penyaluran kredit tidak besar. ”Tidak akan melampaui kebutuhan rumah baru. Kebanyakan yang mengakses program kredit rumah sekon ini biasanya untuk perbaikan rumah,” ujarnya.

Di luar KPR rumah bekas, pemerintah berencana mengucurkan dana tambahan untuk KPR rumah baru sebesar Rp2 triliun. Jumlah ini setara dengan 140.000 unit rumah sederhana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). ”Saat ini masih dalam proses pencairan. Mudah-mudahan bulan ini bisa keluar,” ucapnya.

Namun hingga kini REI belum bisa memastikan tambahan kuota untuk Jawa Tengah. REI yakin berapapun jumlahnya akan membantu REI mencapai target.

”Selama ini porsi perbandingan antara KPR untuk FLPP dan komersial lebih besar untuk FLPP. Perbandingannya 70 : 30. Sehingga program KPR ini sangat penting untuk menunjang pembangunan rumah sederhana bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ucapnya.

 

Tahun 2018 lalu REI secara nasional mampu membangun sebanyak 220.000 unit rumah sederhana. Sedangkan Jawa Tengah merealisasikan sebanyak 5.000 unit rumah sederhana. ”Kalau tahun ini jumlah yang terealisasi masih sedikit,” ucapnya.

 

253