Home Politik Ini Titik Kritis yang Bakal Dijaga TNI-Polri Saat Pelantikan

Ini Titik Kritis yang Bakal Dijaga TNI-Polri Saat Pelantikan

Jakarta, Gatra.com - TNI dan Polri bakal mengamankan sejumlah titik kritis di sekitar lokasi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Minggu, (20/10) nanti. Pengamanan itu sudah dimulai sejak hari ini, Kamis (17/10), yang ditandai melalui apel gelar pasukan gabungan di silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Polri siap untuk menjalankan tugas pengamanan tersebut. Hadi menyebut, sedikitnya 30 ribu personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan.

"Pasukan yang dilibatkan 30 ribu dengan susunan tugas dilaksanakan dan di bawah tanggung jawab Paspampres, ring dua TNI, dan ring tiga gabungan TNI-Polri dan unsur lainnya," kata Hadi di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (17/10).

Adapun objek yang diamankan adalah Presiden terpilih Joko Widodo, Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin, keluarga Presiden dan Wakil Presiden, kepala negara, kepala pemerintahan, utusan khusus dan tamu dari luar negeri lainnya. Hadi menjelaskan pihaknya bakal mengamankan rombongan tersebut mulai kedatangan, di lokasi pelantikan, yakni Gedung DPR dan MPR di Senayan, Jakarta Pusat, hingga ke tempat tinggal tamu tersebut, baik rumah, hotel, maupun wisma.

Hadi melanjutkan, pengamanan berikutnya ialah sarana dan prasarana yang digunakan Presiden dan Wakil Presiden serta tamu negara lainnya. Pengamanan itu juga menjadi prioritas dari personel. "Beberapa tempat yang menjadi konsentrasi di antaranya adalah gedung DPR dan MPR itu sendiri dengan parameter yang sudah kita tentukan," paparnya.

Selain itu, Hadi juga membeberkan ada beberapa titik kritis yang perlu diperkuat saat pelantikan, di antaranya Istana Presiden, sentra ekonomi masyarakat dan fasilitas publik yang digunakan para tamu negara.

"Wilayah ekonomi, contohnya Glodok, Jembatan Tiga dan lainnya. Termasuk yang harus kita pertebal adalah wilayah-wilayah Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusuma. Dan objek vital lainnya, di antaranya PLN Gandul, tempat logistik Pertamina dan tempat lain yang dianggap perlu untuk diamankan," tandasnya.

195