Home Kebencanaan Korban Kebakaran Wilayah Orang Tua Tito Masih Butuh Bantuan

Korban Kebakaran Wilayah Orang Tua Tito Masih Butuh Bantuan

64

Palembang, Gatra.com – Empat hari setelah terjadi kebakaran di Kelurahan Karang Ayar Kecamatan Gandus Palembang, Sumsel, warga korban berada masih membutuhkan bantuan. Wilayah yang menjadi kediaman orang tua Kapolri Jendral Pol Tito Karnovian membutuhkan peralatan masak dan kebutuhan perlindungan lainnya.

Dikatakan Ketua RT 8, Andi yang juga merupakan orang tua Kapolri Tito, bahwa masyarakat membutuhkan penerangan pada malam hari. Meski posko sudah didirikan namun penerangan termasuk kebutuhan perlindungan saat malam hari masih sangat dibutuhkan,

“Puluhan Kepala Keluarga (KK) kehilangan peralatan rumah tangga, dan untuk membelinya juga sudah tidak ada dana karena uangnya turut terbakar. Karena itu, ada baiknya bantuan yang diberikan, ialah kompor, kebutuhan memasak dan selimut,” ujarnya saat kunjungan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli Bahuri di lokasi kediaman, Sabtu (19/10).

Andi juga menyarankan agar lokasi dapur umum yang dibangun lebih dekat dengan titik masyarakat yang menjadi korban kebakaran. Dapur umum yang dibangun di RT 11, terasa lebih jauh dari lokasi kejadian yang berada di RT 6 dan RT 8. “Selain itu, dapur umum dibangun di lokasi rumah saya yang terbakar itu saja, akan lebih dekat dengan masyarakat yang menjadi korban,” ucapnya.

Saat memberi sambutan, Andi juga sempat menyatakan pesan dari Kapolri Tito bahwa dirinya harus bersabar dan mungkin sang pencipta akan menyiapkan mimpi yang lebih indah. Karena itu, ia berharap agar masyarakat yang menjadi korban juga dapat bersabar, ikhlas dan tetap bersyukur meski banyak harta benda yang hilang dan terbakar, “Tito pesan, agar saya bersabar. Ini ialah pesan bahwa apa yang kita miliki ialah milik Allah, jika Allah meminta kembali, dan mungkin Allah memberikan mimpi yang lebih indah. Kita tetap harus tetap bersyukur, dan Allah mungkin mempersiapkan yang terbaik bagi kita semua,”ungkap Andi.

Kebakaran yang terjadi Selasa (15/10), telah mengakibatkan 60 rumah yang dimiliki oleh 84 Kepala Keluarga (KK) terbakar. Andi pun berharap masyarakat yang menjadi korban hendaknya tetap mengedepankan pendidikan anak-anak agar tetap semangat ke sekolah dan terpenuhinya hak anak-anak.

Kehadiran Kapolda Firli Bahuri yang kedua kalinya di lokasi kejadian juga membawa bantuan berupa bahan makan, peralatan sekolah dan ibadah, serta bantuan uang tunai Rp400.000/KK. Bantuan ini, kata Kapolda Firli semoga bisa meringankan para warga yang menjadi korban kebakaran. “Semoga bantuannya bisa meringankan, mungkin masih banyak kebutuhan lainnya yang perlu dipenuhi, dan semoga masyarakat tetap bersabar dan bersyukur,”ujarnya.

Kehadiran Kapolda bersama dengan jajaran kepolisian daerah beserta Ketua Bhayangkari Polda Sumsel, yang menghadirkan truma healing untuk anak-anak yang menjadi korban kebakaran. Pada pagi ini, Walikota Palembang, Harnojoyo juga mengunjungi lokasi kebakaran yang padat penduduk tersebut.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS