Home Kebencanaan BPBD Kudus Gelontor 2 Juta Liter Air ke Daerah Kekeringan

BPBD Kudus Gelontor 2 Juta Liter Air ke Daerah Kekeringan

Kudus, Gatra.com - Permintaan suplai air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus meningkat pada musim kemarau tahun ini. Padahal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah mendistribusikan bantuan sebanyak 2.438.000 liter ke daerah terdampak.
 
Kepala BPBD Kudus, Bergas Catursari Penanggungan mengatakan, terdapat 20 desa terdampak kekeringan yang tersebar di Kecamatan Kaliwungu, Undaan, Jekulo dan Mejobo. Dari empat kecematan tersebut,  permintaan air tertinggi berada di Kecamatan Undaan. 
 
"Tertinggi ada di Undaan dengan sembilan desa terdampak, bantuan dari semua unsur instansi, perusahaan dan masyarakat telah mendistrisibusikan 246 tangki atau sebanyak 1.900.000 liter air bersih," katanya saat ditemui Gatra.com di kantornya, Rabu (23/10).
 
Kemudian disusul Kecamatan Kaliwungu, hingga tanggal 20 Oktober ada 1.001.000 liter permintaan air bersih. Di Kecamatan ini desa yang paling terimbas kemarau yakni Desa Kedungdowo. 
 
"Desa Bulung Cangkring dan Bulung Kulon di wilayah Kecamatan Jekulo turut terdampak. Masing-masing mendapatkan suplay 45.000 dan 105.000 liter air bersih," ujarnya.  
 
Bergas menyebutkan, Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo mendapatkan distribusi air bersih hingga 17 unit mobil tangki dengan total kapasitas air bersih sebesar 97.000 liter.
 
"Intensitas permintaan bantuan air bersih sampai dengan hari ini terus meningkat. Kemungkinan permintaan akan terus meningkat hingga minggu ketiga bulan November mendatang," ujarnya.
228