Home Gaya Hidup Semakin Digandrungi, Berikut Harga Iphone Terbaru di Dunia

Semakin Digandrungi, Berikut Harga Iphone Terbaru di Dunia

Jakarta, Gatra.com – Perusahaan teknologi multinasional Amerika, Apple Inc. kembali merilis tiga seri smartphone terbaru yakni iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max. Produk unggulan tersebut telah dilaunching serentak pada 10 September 2019. Mengingat tingginya peminat iPhone di seluruh dunia, lalu negara manakah yang memasarkan iPhone dengan harga termurah dan termahal?.

Situs berhemat CupoNation baru-baru ini melakukan studi dengan membandingkan harga iPhone terbaru di 31 negara, mulai dari Amerika Serikat hingga Singapura. Semua harga dikonversi ke rupiah berdasarkan kurs mata uang pada 20 September 2019.

Dari hasil studi yang diperoleh, bukan Hongaria atau Republik Ceko yang menjadi negara yang memasarkan iPhone termahal tahun ini. Melainkan Rusia, Swedia, Norwegia, dan Hongaria masuk list negara yang memasarkan iPhone 11 Pro dengan harga termahal.

CupoNation menyebut Rusia menjadi negara yang menawarkan iPhone 11 Pro dengan harga paling tinggi dibandingkan 30 negara lainnya. Di Rusia, iPhone 11 Pro dijual setara Rp5,9 juta lebih tinggi dari Jepang, negara yang menjadi rujukan pemasaran iPhone dengan harga termurah.

“Bahkan harga iPhone 11 Pro di Rusia 42 persen lebih tinggi dari Jepang,” ujar PR & Communications Manager – SEA CupoNation Indonesia, Olivia Adinda Putri dalam keterangannya kepada GATRA.com, Rabu (30/7).

Jepang tercatat sebagai negara yang menjual iPhone 11 Pro termurah tahun ini disusul Amerika Serikat, Kanada, Hong kong dan Taiwan. Namun dengan membandingkan rata-rata pendapatan perbulan dan harga iPhone 11 Pro, maka negara yang menjual iPhone 11 Pro dengan harga paling terjangkau adalah Swiss, diikuti Amerika Serikat, Luxembourg, Jepang dan Singapura.

“Di Swiss harga sebuah iPhone 11 Pro hanya menghabiskan 22.65% dari total penghasilan perbulannya. Amerika Serikat berada di urutan kedua dimana harga sebuah iPhone menghabiskan setidaknya 31.78% dari gaji rata-rata perbulan,” katanya.

Bila sebelumnya Jepang menduduki urutan ke-3 dengan harga iPhone paling terjangkau, namun tahun ini negara peringkat ketiga direbut oleh Luxemburg, dimana untuk membawa pulang sebuah iPhone 11 Pro, warganya hanya perlu menghabiskan 35,28% dari penghasilan perbulannya.

Studi CupoNation juga mengungkap beberapa negara yang memasarkan iPhone dengan harga paling sulit dijangkau bagi warganya. Dengan perbandingan harga iPhone 11 Pro dari jumlah pendapatan rata-rata maka dari 31 negara Rusia merupakan negara yang memasarkan iPhone dengan harga yang paling sulit dijangkau.

“Karena untuk membeli satu unit iPhone Pro 11 setidaknya warga Rusia harus menghabiskan 278,96 persen dari jumlah penghasilan perbulannya. Hal itu berarti rata-rata orang Rusia harus bekerja selama 2.8 bulan agar dapat membawa pulang sebuah iPhone 11 pro dengan kapasitas memori terendah,” terang Olivia.

Untuk diketahui, iPhone merupakan salah satu smartphone paling populer dan tersebar luas di sejumlah negara. Namun terdapat perbedaan yang signifikan mengenai harga resmi yang ditawarkan oleh Apple. Dilansir dari website resmi Apple, Amerika Serikat menjual iPhone 11 Pro dengan harga mulai dari 999 US$ atau setara dengan Rp14 Juta.

“Namun, dari 31 negara yang merilis harga iPhone secara serentak, Amerika Serikat bukanlah negara yang menjual iPhone 11 Pro dengan harga termurah berdasarkan hasil studi kami,” ucap Olivia.

Lalu bagaimana dengan posisi Indonesia dalam pusaran harga iPhone?. Meski harga resmi iPhone 11 Pro di Indonesia belum dirilis Apple, CupoNation mencoba memprediksi harga iPhone 11 Pro dengan melihat perbandingan harga resmi iPhone XS di tahun 2019. Olivia mengatakan bila melihat tren tiga tahun terakhir, harga iPhone di Indonesia berkisar antara Rp1,5 juta-Rp2,5 juta, lebih tinggi dari harga yang dirilis Singapura.

“Dengan harga Resmi iPhone 11 Pro di Singapura yakni S$ 1749 atau setara dengan Rp16,9 juta maka dapat diprediksikan harga iPhone 11 Pro (64gb) di Indonesia akan berkisar antara Rp18,4 juta hingga Rp.19,4 juta,” tandasnya.

 

10 Negara yang menjual iPhone 11 Pro dengan harga termurah:

• Jepang: 106.800 yen Jepang atau setara dengan Rp. 13,9 juta;

• Amerika Serikat: 999 dolar AS atau setara dengan Rp. 14 juta;

• Kanada: 1.379 dolar Kanada atau setara dengan Rp. 14,6 juta;

• Hong Kong: 8.599 dolar Hongkong atau setara dengan Rp. 15,4 juta;

• Uni Arab Emirat: 4219 dirham UAE atau setara dengan Rp. 16,1 juta

• Taiwan: 35.900 dolar Taiwan atau setara dengan Rp. 16,3 juta;

• Australia: 1,749 dolar Australia atau setara dengan Rp. 16,7 juta;

• Singapura: 1.649 dolar Singapura atau setara dengan Rp. 16,9 juta;

• Swiss: 1,199 Franc Swiss atau setara dengan Rp. 17 juta;

• Selandia Baru: 1,949 dolar Selandia Baru atau setara dengan Rp. 17.3 juta;

 

10 Negara yang menjual iPhone 11 Pro dengan harga termahal:

• Rusia: 89.990 rubel Rusia atau setara dengan Rp. 19,8 juta;

• Swedia: 12.995 krona Swedia atau setara dengan Rp. 18,9 juta;

• Norwegia: 11.990 krona Norwegia atau setara dengan Rp.18,8 juta;

• Hongaria: 399.990 forint Hongaria atau setara dengan Rp. 18.7 juta;

• Polandia: 5.199 Zloty Polandia Polandia atau setara dengan Rp. 18,6 juta;

• Inggris: 1.049 pound Inggris atau setara dengan Rp. 18,5 juta;

• Denmark: 8,899 krona Denmark atau setara dengan Rp. 18,5 juta;

• Italia: 1.189 euro atau setara dengan Rp. 18,5 juta;

• Portugal: 1179 euro atau setara dengan Rp. 18,3 juta;

• Irlandia: 1179 euro atau setara dengan Rp. 18,3 juta;

 

10 negara yang memasarkan iPhone 11 Pro dengan harga paling terjangkau menurut jumlah pendapatan rata-rata penduduknya:

• Swiss (22,65%)

• Amerika Serikat (31,78%)

• Luxembourg (35.28%)

• Jepang (37.43%)

• Singapura (38,22%)

• Australia (39,05%)

• Norwegia (42,27%)

• Denmark (42.81%)

• Kanada (42.87%)

• Hong Kong (44.37%)

 

10 negara yang memasarkan iPhone 11 Pro dengan harga paling sulit dijangkau menurut jumlah pendapatan rata-rata penduduknya:

• Rusia (278,96%)

• Meksiko (262,49%)

• Hongaria (189,47%)

• Polandia (160,72%)

• Portugal (143,08%)

• China (142,10%)

• Republik Ceko (118,89%)

• Spanyol (89.48%)

• Taiwan (88,61%)

• Italia (84.02%)

Sumber: Hasil Studi CupoNation, 2019

2250